[Buku] Dilarang Mencintai Bunga-bunga — Kuntowijoyo

Kalau jiwamu tenang, perbuatanmu sopan. Kalau jiwamu gelisah, perbuatanmu kasar.

Noura Books (2016), 292 halaman

Alasan membaca:

  • Saya belum pernah membaca karya Kuntowijoyo.

Plus:

  • Buku ini sangat memenuhi selera saya. Sederhana namun penuh makna, banyak renungan sekaligus jenaka, sangat membumi dan penuh plot twist.
  • Penggambaran suasana pedesaan Indonesia sangat menyegarkan, setelah saya membaca banyak buku dengan latar perkotaan dan luar negeri.
  • Kuntowijoyo amat lihai dalam menyelipkan pesan moral ke dalam cerpen-cerpennya, sehingga tidak menggurui secara blak-blakan seperti saat membaca dongeng anak.

Minus:

  • Akan menarik jika ada juga cerpen dengan latar yang bukan di pedesaan.

Lain-lain:

  • Buku ini merupakan kumpulan cerpen favorit saya dan salah satu dari sedikit buku yang ingin saya baca ulang berkali-kali. Yes, this book holds a special place in my heart.
  • Saya menyukai hampir seluruh judul, namun yang membuat saya jatuh cinta adalah “Sepotong Kayu Untuk Tuhan”.