Saya pernah berada di arah itu,, arah tempat matamu tertuju,, saya pernah berada di sisi itu,, sisi setiap belaian lentiknya jarimu.. Saya pernah merasa sempurna,, karena setiap pinta yang kau iya..

Dunia memang tak selalu sama,, akan selalu ada yang berubah,, entah hati atau rasa,, entah cinta atau arah.. Terlalu tega,, ketika pemeran utama menjadi penonton saja..

Saya pernah bahagia,, dengan senyum,, dengan konyol,, dengan sesuatu yang tak terduga.. Trimakasih untuk singgah yang sementara.. Trimakasih untuk patah yang sempurna..

Show your support

Clapping shows how much you appreciated yayulauma’s story.