Jangan Mudah Berhutang!

Jurnal Hijrah
Nov 2 · 1 min read
Motivasi Hijrah Indonesia

Sebagian dari kita ada yang senang dengan perilaku berhutang, walaupun terkadang dia mampu. Adapula yang memang menjadikan berhutang itu sebagai gaya hidupnya.

Padahal yang demikian itu tidak baik, karena berhutang termasuk perilaku buruk, yang akan membuat orang berakhlak tidak baik. Maksudnya dapat menimbulkan perilaku yang buruk bagi orang yang suka berhutang, seperti suka berdusta dan ingkar janji.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

“Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas mengingkari.

[HR. Al-Bukhari]

Lebih dari itu, hutang akan menyebabkan kesedihan di malam hari dan kehinaan di siang hari.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menolak untuk mensholati jenazah seseorang yang diketahui masih meninggalkan hutang dan tidak meninggalkan harta untuk membayarnya.

Dosa orang yang memiliki hutang tidak terhapuskan walaupun dia mati syahid. Dijelaskan Abdullah bin ‘Amr bin Al-’Ash radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

“Akan diampuni seluruh dosa orang yang mati syahid kecuali hutang.

[HR. Muslim]

Oleh karena itu, hindari berhutang jika tidak kepepet!

Wallahu’alam.


Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade