Yuri Akhsani
Aug 24, 2017 · 1 min read

Cahaya Seribu Malam

Tidak seperti dia

Aku tak punya langkah gagah dan senyuman bersahaja

Yang lunakkan jiwa dan jinakkan semesta

Tidak seperti dia

Bunga tidurku adalah bebunyian berisik yang memekakkan telinga

Yang buatku ingin membunuh mimpi saja

Tidak seperti dia

Tak ada kisah indahku yang tertulis di selumbari

Yang memikat hati dan membungai sanubari

Tidak seperti dia

Yang kuucapkan adalah apa yang kukatakan

Cerita yang tersedia adalah apa yang kusajikan

Rahasiaku adalah apa yang kubisikkan

Untukmu seorang

Tidak seperti dia

Aku menatap matamu sebagai sebuah suar

Yang benderang menemukanku dalam hilang

Yang mengulur tanganku pada kepastian

Dalam semesta yang kacau balau tak beraturan

Tidak seperti dia

Tidak seperti dia

Maka itu, berhentilah menangis

Di dalam air matamu ada aku yang tenggelam

Tak bisa bernapas

Oleh karena itu, janganlah menangis

Kata-katamu adalah syair bagiku

Kata-katamu adalah pengganti mimpiku

Kata-katamu adalah lentera harapan bagi senjaku

Karena malam bukanlah akhir


Kau adalah cahaya bagi seribu malamku

Dan seribu malamku selanjutnya

Dan seribu malamku berikutnya

Dan seribu malamku seterusnya

)

    Yuri Akhsani

    Written by

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade