STARTUP VALIDATION FOR BEGINNER

Sebelum membuat tech startup, tentunya kita telah mempunyai ide sebelumnya. Tidak bijak rasanya jika setiap ide yang kita punya langsung kita realisaikan tanpa melalui proses validasi.

Proses validasi penting untuk mengetahui seberapa besar respon market kepada konsep yang kita tawarkan.
Pada dasarnya, ide yang ‘ideal’ adalah ide yang memberikan solusi nyata bagi banyak orang, mempunyai kesinambungan dan bisnis model yang masuk akal.

Seringkali ide yang meledak di pasaran bukanlah ide yang pertama atau pioner, namun ide yang sukses untuk dalam eksekusi dilapangan adalah ide yang sudah tervalidasi dengan baik !

Berikut sedikit tehnik untuk menvalidasi ide anda, sebelum anda TERLANJUR berinvestasi

1. Solusi apa yang anda tawarkan?
Coba ceritakan pada diri anda sendiri, tentang solusi yang anda tawarkan. Solusi disini harus betul betul nyata, jelas dan tidak bias. 
Untuk mempermudah anda, coba bayangkan startup yang sudah establish, temukan manfaatnya.
Kata kuncinya, ide anda menjadi ideal untuk dijalankan jika
- tanpa ide anda maka orang akan kesulitan menjalankan sesuatu
- atau dengan solusi yang anda tawarkan, maka orang dengan mudahnya menjalankan sebuah kegiatan 
lalu coba ulang deskripsi dan modifikasi ide anda dalam hati secara berulang ulang,
jika anda merasa yakin dan puas dengan ide anda, maka lanjutkan !

2. Apakah solusi yang anda tawarkan berdampak besar ?
Coba mulai bayangkan, jika startup anda telah resmi dilaunching, kira kira berapa banyak orang yang akan merasakan dampaknya. Solusi yang anda tawarkan setidaknya bisa dirasakan oleh sekolompok atau berpuluh puluh kelompok orang.
Terlalu segmented bukan tidak boleh, tapi anda bisa kehilangan market share.
jika ide anda berdampak pada ribuan (1000an) orang, maka lanjutkan !

3. Apakah solusi ini berkelanjutan ?
Jika solusi bersifat musiman atau seasonal maka pikirkan ulang, karena tidak mudah untuk menjalankan ,akan terjadi gap waktu dan kekosongan produktifitas di tengah tengah anda merintisnya. Solusi berkelanjutan adalah solusi yang dibutuhkan orang setiap jam, setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan.
Jika menurut anda solusi anda berkelanjutkan, maka lanjutkan !

4. Apakah mereka suka dengan ide anda ?
Tahap ini anda harus mampu melakukan survey market dalam skala kecil, mulai dari 50 sampai 100 orang, coba hubungi orang terdekat anda, rekanan anda, teman anda, coba mulai ceritakan sedikit konsep yang anda punya, apa tanggapan mereka?
jika separuh dari mereka merasa menganggap solusi yang anda tawarkan masuk akal dan menarik buat mereka, maka ide anda layak untuk direalisikan dan lanjutkan !

4. Apa plus/minus solusi yang telah ada sebelumnya ?
Jika anda berhasil menyusun setidaknya 10 poin kelebihan yang bisa anda adopsi, dan setidaknya anda mampu menemukan 10 point kekurangan yang bisa anda perbaiki, maka lanjutkan !

5. Apa kelebihan ide startup anda punyai ?
Sebutkan 20 kelebihan dari ide startup anda, tidak selalu harus unik, tapi punya nilai lebih dan nilai jual
semakin banyak kelebihan yang anda mampu sebutkan, maka semakin valid konsep yang sedang anda pikirkan.
Jika anda mampu menyebutkan 20 kelebihan tersebut diatas, maka lanjutkan !

6. Apa killer feature yang anda punyai ?
menyambung pertanyaan sebelumnya, disini anda harus mampu menyebutkan setidak 5 killer feature pada startup yang akan anda buat. Killer feature bukan sekedar kelebihan, tapi fitur spesific dan menonjol/strong pada startup anda. Fitur ini nantinya akan menjadi senjata utama anda dalam menggoda market untuk menggunakan aplikasi anda.
Jika anda mampu menggambarkan 5 killer feature yang anda miliki, maka lanjutkan !

7. Siapa saja kompetitor anda ?
Anda harus mampu menyebutkan siapa siapa saja yang menurut anda bisa menjadi kompetitor potensial.
Mempunyai kompetitor tidak selalu buruk, ada kompetitor berarti disitu ada market. Yang perlu anda lakukan disini adalah mengukur kekuatan lawan, membaca stregy lawan, dan buatlah strategy yang masuk akal untuk mampu bersaing.
Jika anda masuk pada persaingan atau market yang krodit, coba cari celah untuk menjalan blue ocean strategy.
Jika anda merasa ide dan strategi anda mampu bersaing dengan kompetitor anda, maka lanjutkan !

9. Apakah anda memiliki calon mentor?
Sehebat apapun skill dan kapabilitas yang anda punyai, anda akan tetap butuh mentor. Pada bidang tertentu mungkin anda sangat menguasai, tapi di bidang lainya mungkin anda lemah. Sebutkan person yang anda bisa hubungi untuk berkonsultasi atau setidaknya memberikan tips pada bidang bidang yang anda merasa lemah. 
Catat siapa saja calon ‘mentor’, jika anda telah memiliki calon mentor pada setiap bidang yang tidak anda kuasai sepenuhnya, maka lanjutkan !

8. Apakah anda punya skill dan sumberdaya ?
Pada level tingkat lanjut ini, coba mulai bertanya, skill apa yang anda kuasai, apakah sumberdaya yang anda miliki mampu digunakan untuk mereleasikan ide anda? jika tidak berarti butuh team, apakah anda punya sumber dana untuk membentuk team?
jika tidak apakah anda punya akses ke calon investor ?
jika anda mampu menyelesaikan semua pertanyaan diatas, maka lanjutkan !

10. Real testing dengan landing page
Buatlah landing page sederhana, anda bisa menggunakan tools sepertihttp://unbounce.com atau http://www.wix.com/website/templates. Tuangkan gagasan anda pada sebuah sales letter. 
Jika ada cukup banyak orang tertarik dan melakukan FREE signup, maka lanjutkan !

11. Real Testing dengan MVP
MVP, atau minimum viable product, adalah sebuah produk yang memiliki cukup fitur untuk dicoba di real market, pada fase ini bisa disebut tahap alpha dan beta. Inti dari test ini adalah mendapatkan feedback dari customer, mengenai ketertarikan mereka pada real feature dan solusi yang anda tawarkan, anda bisa menambahkan https://www.intercom.io/sebagai alat bantu untuk mendapatkan real feedback dari calon pengguna.
Jika ada cukup banyak orang tertarik dengan feature yang anda tawarkan, maka lanjutkan !

12. Pre-order testing
Setelah mendapatkan feedback pada step sebelumnya, dan saran pedas dari customer sudah anda filter dan implementasikan pada webstartup, mulailah melakukan dengan menawarkan pre-order, berilah tawaran discount atau penawaran harga khusus kepada member atau calon customer ?
di level ini, bukan tujuan anda untuk mendapatkan profit dari penjualan jasa atau product anda, alih alih hanya untuk memastikan bahwa ide, feature, market dan harga yang anda tawarkan berada pada satu garis lurus, artinya produk anda diterima oleh market.
Jika ada beberapa orang yang meresponse penawaran preorder anda, maka lanjutkan

13. Live Production
Apakah anda sanggup untuk mendevelop product anda sendiri? jika tidak, apakah dana pribadi anda cukup untuk membiayai team selama proses produksi ? jika tidak apakah investor anda menerima konsep yang akan segera anda launching ?
jika tidak ada masalah, maka lanjutkan !

Step berikutnnya adalah eksekusi dari strategi yang sudah anda kemas pada kamus validasi sebelumnya,
14. Marketing & Maintaince
15. Scalling
16. Investor

Sedikit validasi diatas setidaknya mampu memperbaiki dan merubah cara pandang kita tentang step untuk melahirkan produk yang diterima oleh market. Adapun variable dan komposisi validasi bisa anda tambah kurangkan sesuai dengan ide yang sedang anda angan angankan