
StartupTrap Jebakan Batman Startup Team
Perusahaan startup rintisan mempunyai keunggulan secara ukuran dibanding big daddy. Sebagai perusahaan kecil, startup berani melakukan terobosoan dan inovasi yang cenderung ke arah ekstrim. Ketiga gagal, resiko yang ditimbulkan juga tidak terlalu besar, setidaknya hanya memPHK puluhan karyawan saja.
Startup sebagian besar di inisiasi oleh anak muda, yang mencoba membaca tren sekitar, dan memberikan ‘trending solusi’ pada masalah yang kekinian.Trending solusi ini biasanya sangat segmented sehingga sehingga dianggap terlalu kecil dan cenderung ditinggalkan oleh perusahaan besar.
jadi intinya, startup rintisan mempunyai beberapa keunggulan
1. Keunggulan yang utama adalah TEAM YANG KECIL, sehingga mudah sekali bermanuver
2. Segmented, sehingga jauh dari terkaman harimau
namun pada kenyataanya, fonemona yang terjadi justru cukup mengherankan, keberhasilan 1 buah startup seperti gojek/bukalapak harus disertai dengan tumbangnya 9 startup lainya.
TEAM YANG KECIL ternyata menjadi jebakan betmen buat para pendiri startup, dengan dalih lincah dan gesit, bebas menentukan strategy, bebas berinovasi dan bebas berpacu.
faktanya, lebih banyak PERUSAAHAN BESAR yang bertahan, daripada startup dengan team yang kecil.
INTINYA, keberhasilan team untuk bertahan, tumbuh dan terus berkembang tidaklah semata mata karena UKURAN. Banyak Team besar dunia seperti IBM, Google & Microsoft berhasil mempertahankan pertumbuhanya.
FAKTOR Pembeda diantara keduanya antara lain:
1. Kemampuan mengeksekusi strategi di segala level, tidak hanya membuat dan merangkai, tetapi harus punya skill mengimplementasikan strategy
2. Standarisasi sistem managemen,
Pembakuan action adalah hal yang mutlak, dan harus didukung dengan sistem informasi yang ketat. bayangkan 1 kereta 1 rel !
3. Benchmarking atau pemantauan atas strategy yang sedang dijalankan, ini yang sering terlupa oleh pendiri startup yang gagal (belum berhasil) seperti saya
jadi team kecil bisa jadi #jebakanBetmen
Karena UKURAN bukanlah segalanya bro !