Kamu yang Aku Temui Saat Gelap dan Tinggi

Aku rasa kamu bisa mengerti,
dan aku rasa kamu adalah kedua yang bisa mengerti.

Asal kamu tahu, beban itu pergi begitu saja setiap aku melihat kamu.

Kamu tak perlu berbuat apa-apa, hanya dengan keberadaan kamu, aku bisa merasa sangat lega.

Andai saja aku makhluk nokturnal tanpa beban, ingin aku menghabiskan seluruh waktuku bersama kamu.

Tapi sayang, aku hanya manusia yang melihat kamu selagi sempat. Hampir tidak pernah aku sisihkan waktu untuk sengaja bertemu melihat kamu.

Maafkan aku yang tidak pernah berterimakasih. Walaupun aku yakin kamu tak butuh itu, ucapan terima kasih, hanya saja aku ingin berkesempatan untuk mengucapkannya.

Ingin sekali aku sering-sering melihat kamu. Melakukan banyak hal bersama.

Andai kamu tahu, banyak sekali cerita untuk diceritakan dan kamu, kamulah yang kupercaya untuk ku jadikan tempat peraduan.

Mungkin kamu berpikir aku ini cengeng. Tapi percayalah apa pun yang akan kuceritakan sangat berarti bagiku.

Hanya dengan diam kamu, aku yakin aku akan menjadi lebih baik.

Oh ya, aku punya mimpi tentang kita, mungkin bisa dilakukan setelah beberapa hal usai diselesaikan.

Akan ku tunggu saat-saat itu, saat setelah hal-hal itu selesai, dan aku akan sering bertemu kamu.

Meski dari jauh dan dalam kesunyian.

Ukysasgdt.
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.