Satu Lagi hal Yang Bisa Kulihat
Anita K. Arum
32

Menarik. 
Sayang sekali banyak EYD masih berantakan, termasuk yang paling mencolok adalah penulisan ‘di’ yang masih kacau, terutama ‘di’ sebagai kata depan. Tidak berpengaruh terhadap esensi tulisan, hanya cukup mengganggu kenyamanan membaca saja :)

Tapi mentalitas seperti ini memang masih banyak ada di masyarakat kita, apalagi di kalangan ekonomi rendah. “Buat apa sekolah, nanti juga cuma hidup susah”; “Buat apa sekolah toh nanti putus di tengah jalan”; “Buat apa sekolah, nanti juga cuma di rumah ngurus anak”. Entah kapan pola pikir yang menjatuhkan diri sendiri macam ini akan benar-benar hilang…