Stop! Your Joke is Sexual Harassment!

“EH TEPOS”

“Kutilang darat”

“ah lu kan ga punya”

“apaan punya lu mah gaberasa pasti”

“kecil aja sombong lu”

“duh,semok deh”

“eh 32A ya?”

“Ukuran berapa deh segitu?”

“Gak kuat loh”

“Is that for me?”

To be honest, for both of you boys and girls. Are you familiar with those words?

In Indonesia, women should facing the reality that all those words that should be sexual harassment become tolerance.

WHY?? HOW COME ?

karena berawal dari kebiasaan dan jadi paham baru jika memanggil perempuan berdasarkan their size of boobs and booty adalah hal yang wajar and “WOMEN TOLERATE IT!”(I’m the one who tolerate it,sungguh saya menyesal!)

Sebagian perempuan menganggap panggilan-panggilan yang mengarah pada tubuh mereka adalah sebuah pujian in other words they thought it is a compliment or just case of joke!

Harassment is just a state of mind, there is a line between joke, and harassment — Mr. E

In the other side, i agree with that statement, if it is unwanted, it is harassment.

Tapi di sisi lain, saat mereka throw sexual joke or maybe called us by the size of our body dan kita sebagai perempuan menolak, marah, mengatakan jika itu adalah sebuah sexual harassment.

Do you know the answer ?

“Biasa aja kalik, becanda doang juga”

“lebay, ga disentuh bawa-bawa harassment”

“lebay, ga disentuh bawa-bawa harassment”

“it is not a big deal!’’

Miris kan? iya ?

Padahal di Indonesia kalian bisa dijerat pasal Pasal 315 KUHP

Tiap-tiap penghinaan dengan sengaja yang tidak bersifat pencemaran atau pencemaran tertulis yang dilakukan terhadap seseorang, baik di muka umum dengan lisan atau tulisan, maupun di muka orang itu sendiri dengan lisan atau perbuatan, atau dengan surat yang dikirimkan atau diterimakan kepadanya, diancam karena penghinaan ringan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Meskipun sebenarnya perlindungan hukum untuk korban sexual harassment di Indonesia sangat minim sekali, sexual harassment masih di jadikan sebagai kriminalitas ringan. Seharusnya, semakin issue ini dibicarakan semakin cepat adanya tindakan.

AND

For boys, who read it.

Pernah gak sih kalian semua berpikir kalo bercandaan porno yang kalian lempar itu disgust us as a girls?

Common answer will say:

“Boys being boys” — No! Nature bukan alasan untuk melakukan sesuatu yang tidak seharusnya pada perempuan, you can do better than that . You can stand up and respect. Kenapa bukan itu yang seharusnya di anggap nature?

Dan apa sih pentingnya tanya ukuran bra ke perempuan ? atau mencoba menebak ukuran bra?

Are you gonna give your girlfriend bra as a gift? Or Are you gonna find a future wife from the size of their boobs?

Tulisan ini bukan memojokkan anda sebagai laki-laki. Karena disini prespektif saya adalah perempuan. Dan karena selama ini korban sexual harassment adalah perempuan.

Dan satu lagi,

“We never called you by the size of your penis “.

Like what you read? Give Zevikurniasari Dewi a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.