Kait

https://www.instagram.com/p/BsNYMPSn0MP/
“Kalau tidak bisa dipahami, dinikmati saja juga tidak apa.”

adalah caption yang ditulis nicholas saputra dalam akun instagramnya untuk foto ini. tapi begitu melihat gambar ini. entah mengapa, artinya menjadi sangat dalam bagiku.

hidup tu memang perkara saling. bertemu, mengasihi, membenci, sepintas atau untuk waktu yang lama. hidup kita selalu bersinggungan dengan orang lain. membentuk keterkaitan, yang mudah dilepaskan, atau mungkin sebaliknya, sulit untuk dilepaskan.

apa yang kita usahakan, menjadi apa yang kita makan, dan apa yang kita makan, menjadi apa kita di hari ini. mendarah, mendaging.

siapa kira, gambar ini mengingatkanku tentang sedekah? siapa kira, gambar ini menyadarkanku betapa pentingnya memberikan atensi terhadap apa-apa yang kita usahakan. bahkan, walau belum punya penghasilan sendiri, gambar ini memantikku untuk mau belajar terkait zakat penghasilan. siapa kira?

kita adalah akumulasi banyak kait. masa lalu, orang, rasa, makanan.

setelah kurang lebih 5 bulan nangis dengan rasa sedih, bulan ini aku menangis dengan bahagia. mendapatkan feedback dan didekatkan pada apa yang mungkin bisa menjadi jawaban, memang sebahagia itu. aku tak merasa perlu untuk berekspektasi sekarang.

yang tak terkait bukan berarti tidak mengait. mungkin, ini perihal waktu.