Beberapa hari ini aku terlalu sering muncul di hadapanmu. Takut saja kau akan bosan melihat ekspresiku setiap hari. Dengan dalih akan tidak bertemu selama 2 minggu. Aih, itu hanya kecuranganku sebetulnya. Tanpa alasan itupun aku akan datang menemui setiap hari jika dapat.
Selama empat hari aku pun terbiasa tidak mendapat notifikasi balasan sms atau chat personal darimu. Seperti yang ku duga kau menjadi malas membalasnya karena hampir selama beberapa hari kita menghabiskan waktu bersama. Jika itu bisa kau sebut semacam perhatian, aku senang. Ini serius.
Setidaknya sikap itu seganjar dengan apa yang ku dapatkan. Aku diajarkan untuk tidak terlalu egois sepertinya walaupun selama berapa tahun di rumah kita selalu diajarkan untuk selalu bersyukur, terutama Etta (red: bapak). Jika aku mencoba belajar lebih bersabar lagi untuk beberapa tahun siapa yang tahu nantinya si Fina ini akan menjadi seseorang paling bijaksana atau pun naif. Tidak ada yang bisa menebaknya.
Aku duduk bersandar tepat dibelakangmu. 28/4