Berakhir dengan waktu
awal pertemuan kita sebetulnya tidak ada yang salah baik waktu keadaan bahkan hujan pada sore hari itu.
Sejak awal andai ku tau bisa sesederhana itu aku tidak akan perna menaruh rasa terhadapmu sedari awal, semua ini diluar dari kendaliku. Hari-hari bersamamu sudah terlalu banyak hal yang kita lewati bersama yang mungkin hanya beberapa orang yang tau tentang kebersamaan yang kita lalui bahkan diri sendiri pun mungkin tidak menyadarinya.

Yah begitulah takdir dari pencipta tentang akhir kisah kita yang berakhir seolah tidak ada perasaan yang dikorbankan, maka diakhir. waktu kebersamaan ini kutitipkan segala rindu, cerita dan perasaan yang tak mungkin lagi kubawa, mungkin nanti hanya sebuah salam perpisahan sebagai pertanda bahwa kita memang telah dipisahkan secara resmi oleh keadaan dan waktu tetapi berjanjilah padaku kau akan melanjutkan hidupmu bersama orang yang bisa menyayangimu dan menjagamu lebih dariku.
Bukan tentang saling membelakangi dan saling pergi, kita sebenarnya hanya butuh kata-kata yang memperjelas perasaan, serta mencari jawaban dari sebuah pertemun dan perpisahan.
Sudah cukup beristirahatlah sejenak, badan, hati dan pikiranmu juga sudah terlalu lelah. Tapi mengapa selalu aku memaksakannya ? Dan sudah kutahu kalimat “Jangan perna mengharapkan hal sesuai ekspektasimu”.
Ayolah bantu aku berdamai dengan waktu untuk sama-sama mengikhlaskan tetapi tidak melupakan.
