Aku,

Zury Muliandari
Jul 10, 2017 · 1 min read

Aku adalah payung yang meminta langit menurunkan hujannya
Tak apa bila kepalaku basah
Tak apa bila tanganku patah

Aku adalah rumah yang menanti sebuah kehadiran
Menunggu seseorang merasa aman atas lindunganku

Aku adalah ranjang yang menyuruhmu pulang
Mempersilahkan kau beristirahat lalu terlelap dengan lapang

Aku adalah lampu yang terus berpendar
Ingin sekali menjadi cahaya untuk setitik engkau

Nyatanya,
Aku hanyalah ranting yang tanpa daun
Yang sendiri merapuh
Hingga bermahkotakan peluh, juga keluh

23:32


~Ranting~

Zury Muliandari

Written by

Perihal pekerjaanku; menjadi penulis untuk kantor di kepalamu.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade