Belajar Internet of Things Bersama Republik IoT

Sebuah program kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan DycodeX

Internet saat ini bukan sebagai penunjang kehidupan saja namun sudah menjadi suatu kebutuhan untuk masing-masing individu.

Tidak hanya untuk berselancar saja, namun penggunaan internet menjadi lebih intim. Hal ini dengan alat-alat di sekitar kita menjadi saling terintegrasi dengan internet. Itulah yang disebut dengan Internet of things.

Road to RIoT, sebuah event selama 2 hari yang berisi seminar dan workshop di 10 kota di Indonesia. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pendahuluan secara mendalam mengenai internet of things langsung dari pakar IoT, stakeholders, maupun pemerintah. Selain itu, workshop diadakan untuk memberikan pengalaman secara nyata kepada peserta dengan berkenalan langsung dengan development board.

Pada tanggal 30–31Mei 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan Universitas Amikom Yogyakarta menyelenggarakan Road to IoT di Kota Yogyakarta.

Seminar

Pada Rabu, 30 Mei 2018 diadakan Seminar dengan menghadirkan 2 pembicara expert dibidang IoT dan startup.

Acara dimulai dengan sambutan dari Drs. Asro Nasiri M.Kom selaku Direktur Utama Inkubator AMIKOM Business Park. Beliau menyampaikan tentang masih terbukanya pemanfaatan internet of things di Indonesia.

Selanjutnya sambutan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Setelah itu, dimulai dengan perkenalan program-program yang diadakan Makestro.

Dilanjutkan dengan pemateri pertama, Donni Prabowo sebagai CEO Indonesia-IT dan General Manager di Amikom Business Park membawakan materi “A Lean Approach to Product Validation”

Disini, dibahas cara validasi produk terutama produk IoT dengan menggunakan metodologi lean startup yang diusung oleh Eric Ries dalam bukunya berjudul Lean Startup.

Validasi dengan menggunakan frameworkvalidation board” untuk memastikan bahwa produk IoT yang diluncurkan kepada publik adalah suatu produk yang “problem-solution fit” dan “product-market fit”.

Hal ini dikarenakan banyaknya startup yang lahir namun nyatanya solusi tersebut tidak tepat dengan permasalahan yang ada. Selain itu, produknya tidak memiliki target market yang jelas, berakibat dengan bertambahnya daftar kegagalan startup.

Dengan metode Build-Measure-Learn, peserta diajak untuk selalu berorientasi terhadap feedback serta selalu melakukan iterasi terhadap perkembangan produknya.

Selanjutnya diisi oleh Alwy H. Satriatama sebagai CEO Majapahitech. Majapahitech sendiri merupakan salah satu startup internet of things yang ada di Yogyakarta.

Dengan membawakan materi Internet of Things di revolusi industri 4.0

Peserta diajak untuk memahami yang terjadi pada revolusi industri 4.0 serta potensi-potensi penggunaan internet of things diberbagai bidang seperti pertanian, industri, dsb.

Workshop

Berlanjut pada tanggal 31 Mei 2018, diadakan workshop bertema “ESPectro 32: Code to Read the Light”. Workshop ini diisi oleh Hisyam Kamil sebagai IoT Project Leader

Peserta diajak berkenalan dan mendalami internet of things. Dari mengetahui fungsi hingga arsitektur dari internet of things. Hal yang menarik, peserta berkesempatan untuk mencoba secara langsung board ESPectro32 dan berkesempatan mengulik fitur-fitur yang ada.

Tertarik lebih lanjut?

Kalau kamu ingin mengetahui lebih lanjut dengan internet of things ataupun dunia startup, kamu bisa datang langsung ke Inkubator AMIKOM Business Park Yogyakarta di Gedung Unit V Lantai Basement UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Jangan khawatir kalau Anda masih pemula, AMIKOM Business Park memiliki program StartupTalk, sebuah talkshow yang digelar setiap 2 minggu sekali membahas tentang dunia startup, disana Anda bisa bertemu orang untuk saling berbagi pandangan maupun ide.

Tak hanya disitu, AMIKOM Business Park juga memiliki program StartupClinic. StartupClinic adalah sebuah program yang konsultasi seputar masalah startup bersama mentor-mentor di AMIKOM Business Park.

Jangan lupa untuk terus memantau Instagram @amikombizpark untuk info tentang program-program AMIKOM Business Park.