Aku Takut Mencintai Kamu

Aku takut mencintai kamu. Ragaku berkata bukan kamu yang aku butuhkan. Jiwaku menolak setuju. Aku memilih untuk menghadapimu dengan keberanian yang aku ciptakan sendiri, dari rasa mual dan bulu-bulu yang merinding. Aku sudah tak punya lagi pilihan mundur. Aku kini lebih baik maju hancur. Maju hancur. Maju hancur, bangkit lagi. Aku takut mencintai kamu, aku berani bertanggung jawab dengan itu. Perasaan ini adalah titipan untukmu, padaku.

Like what you read? Give Ryandi Pratama a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.