Anti Sosial

Mari berbicara. Menggerakkan bibir mengatup dan membuka. Kamu padaku dan aku padamu. Bercumbu hembus kata-kata dalam ruang pandang mata. Aku padamu kamu padaku. Lebih dari yang terbilang. Jeda-jeda diam. Bahkan yang terlupa atau tak terpikirkan. Pada sela itu, mari berbicara. Dalam bahasa yang hanya kita yang paham artinya.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.