Hukum

Dingin tak bisa kau usir. Biar api menyala meletup-letup. Biar asap bergumul dengan kabut. Walau kau usap-usap. Walau kau bungkus. Tak akan berhenti ia hinggap di sela-sela kulit. Merayap perlahan mencari celah untuk terus mengusik. Walau kau terlelap. Terpejam matamu karena hangat. Dingin tak bisa kau usir. Tak usah. Hangat hanya akan singgah setelah dingin melekat.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Ryandi Pratama’s story.