[Sharing] Hyper dan Ubuntu Bash bergabung, Bash yang sempurna untuk Windows?

Banyak yang menganggap kalau menulis script di Windows itu adalah petaka, karena keterbatasan yang dimiliki Windows salah satunya adalah terminal di Windows yang mereka sebut command prompt tidak memberikan hal yang baik untuk kebanyakan programmer, sebagai salah satu veteran yang selalu menggunakan Windows.

Tentu saya mencari banyak alternatif agar kerja saya tidak terganggu, kalau sebelumnya saya membahas bagaimana menggunakan Cmder di artikel ini, kali ini saya akan menggabungkan kedua aplikasi yaitu Ubuntu bash (untuk artikel lengkap bisa baca disini)dan Hyper, mendengar kata Hyper ini saya jadi ingat Kamen Rider Kabuto yang dimana dia memiliki final form “Hyper” 🤣🤣🤣

Nenek ku berkata “semua OS itu memiliki kekurangan dan kelebihan, tinggal bagaimana kamu menggunakan OS tersebut” — ngomong apa sih

Kenapa saya mengguakan Hyper?? kenapa tetap tidak stay di cmder saja?? padahal aplikasi tersebut sudah bagus mas. Alasan fitur konfigurasi yang membuat saya beralih menggunakan hyper ini. Jujur saja saya sempat merasa bingung kalau sudah mengatur cmder ke tingkat yang agak tinggi di karenakan terlalu banyak setting yang disediakan oleh terminal ini, dan bakal menjadi worst juga kalau di gabung dengan aplikasi terminal lainnya. Jadi saya lebih baik mencari alternatif lain.

Terlalu banyak pilihan yang harus di rubah?? not a good choice man.

Saya waktu senggang sempat melihat postingan salah satu teman saya di Facebook, dia share aplikasi bernama Hyper, karena penasaran saya langsung cek di halaman resminya disini, aplikasi ini adalah aplikasi terminal yang sudah tersedia untuk multiplatform (OSX, Windows dan bahkan Linux). Tentu menjadi pilihan yang masuk akal apabila saya menggunakan ini di Windows, setelah tahu saya langsung mendownload dan langgsung menginstall tanpa berpikir panjang.

Saya menggunakan Macbook kantor dan default terminal saya adalah iTerm 2 yang sudah diatur sedemikian rupa agar menunjang kegiatan menulis script. Karena mengingat ini bukan punya pribadi saya, tentu bukan pilihan yang bagus untuk selalu mengandalkan Macbook kantor untuk menulis script kecuali untuk kerja. Dan mumpung (Ehm) sudah memiliki laptop baru jadi saya melakukan sebuh riset dengan menggunakan Hyper; Apakah saya bisa mendapatkan kemampuan yang setara dengan iTerm 2? tentunya di bantu dengan Ubuntu Bash.

ini adalah tampilan Iterm yang saya atur dengan kebutuhan saya.

Instalasi Hyper

Untuk memasang Hyper ini cukup mudah, tinggal download saja Hyper di situ resminya disni, tunggu dan pasang. Setelah terpasang buka saja maka sudah bisa menggunakan terminal tersebut.

Konfigurasi Awal Hyper

Untuk konfigurasi awal, kita bisa mengelola di menu : Edit->Preference, file setting tersebut bernama “.hyper.js” dengan kata lain file ini berformat javascript. Defaultnya kita bisa mengubah isi file ini melalui notepad biasa, jika ingin mengganti menggunakan editor lain, maka kalian bisa membuka file tersebut di “Documents/Users/[Nama Users kalian di Windows]/”

Mengatur Warna

Thema warna yang saya gunakan di iTerm 2 adalah gruvbox, warnanya cocok dengan saya, thanks Kevin Hermawan atas rekomendasinya, jadinya tampilan iTerm saya seperti di gambar bawah ini:

konfigurasi warna pada iTerm

lalu untuk mengatur agar warna tersebut bisa digunakan di Hyper, saya harus mengambil kode warna dari setting iTerm(wkwkwk).

Hasil akhir dan kesimpulan

Hasilnya kurang lebih sama dengan iterm saya, namun sayangnya bagian tmux agak bug juga mungkin karena bagian ini belum di dukung penuh oleh Windows dan Hyper itu sendiri. Selain malah tampilan yang saya terapkan di Hyper jauh kelihatan bagus di Ubuntu bash. namun saya tidak menyukai text yang dekat dengan border terminal itu sendiri dan alhasil saya mengesampingkan masalah tersebut.

Yaah itu saja cerita saya, saya harapkan dengan cerita dan tutorial singkat ini bisa membantu teman-teman untuk developing di Windows. Tunggu tulisan, tutorial, dan cerita saya. Ciaooo.

Like what you read? Give Aisy Muhammad Rozsidhy a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.