#BelajarDesain Hari ke 4

Skill Seorang UX Desainer — Research

Kenapa Research itu penting? Dan apa saja tahapan dari Research?

Muhammad Raufan Yusup
Oct 10 · 3 min read

Artikel ini dibuat agar #BelajarDesain menjadi lebih mudah. Ikuti instagram kami di @belajardesain.io untuk mendapatkan update #BelajarDesain desain terbaru.


Di artikel sebelumnya, kita sudah membahas Peran Seorang UX Desainer. Dan dihari ini, kita akan mendalami satu persatu skill dasar yang harus di miliki oleh seorang UX Desainer. Dan skill yang pertama adalah: Research.


Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, research adalah salah satu tahapan awal dari proses desain seorang UX Desainer.

Research atau riset dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam dan bisa dijadikan landasan untuk kita sebagai desainer dalam menentukan keputusan desain yang kita ambil untuk produk yang kita kerjakan.

Tanpa ada nya proses research, desain yang kita buat tidak memiliki dasar dan tidak valid untuk di gunakan!

Research itu sendiri, terbagi menjadi dua bagian yaitu Qualitative Research dan Quantitative Research.

Qualitative Research

Photo by Charles 🇵🇭 on Unsplash

Qualitative Research adalah metode riset eksplorasi kualitas. Gunanya untuk mencari pemahaman tentang motivasi, pendapat dan segala hal yang mendasari sukses dan tidak nya produk yang kita kerjakan.

Beberapa contoh dari Qualitative Research yang umum digunakan antara lain:

  • Benchmarking atau Competitive Analisys
    Benchmarking atau Competitive Analisys adalah sebuat metode perbandingan antar produk yang serupa baik itu dari segi proses bisnis nya ataupun juga pendekatan dari desain itu sendiri.
    Perlu di garis bawahi bahwa Benchmarking atau Competitive Analisys ini adalah sebuah metode riset, bukan solusi. Jadi, jangan sekedar asal “comot” desain dari kompetitor ya!
  • User Interview
    Sesuai dengan nama nya, User Interview adalah sebuah metode dimana kita mewawancarai pengguna produk kita seputar produk yang kita kerjakan.
    Seperti biasa, guna nya untuk mencari pemahaman yang lebih dalam, masukan atau mungkin Pain Points dan juga untuk mengetahui apa tujuan user/customer dalam menggunakan produk yang kita buat.
  • Usability testing
    Usability Testing adalah melakukan uji coba prototype produk kita. Tujuannya, agar kita tau apa sih ekspektasi sebenarnya dari pengguna, dan apakah solusi yang kita buat sudah membantu mereka atau belum.
    Usability testing sebaiknya di lakukan dengan 5 sampai dengan 7 partisipan, kenapa? Karena jika kurang dari 5 orang, hasil tes belum benar-benar valid. Dan setelah orang ke tujuh, biasanya hasil tes akan mulai mengerucut dan kita sudah dapat mendapatkan kesimpulan dari produk kita.
    Berikut informasi tambahan seputar usability testing: Link

Quantitative Research

Photo by Stephen Dawson on Unsplash

Jika Qualitative adalah metode riset explorasi. Maka Quantitative adalah metode riset yang mengukur suatu hal dengan cara melihat data yang lebih numerik (dapat diukur) atau sebuah data yang sudah di transformasi ke dalam bentuk statistik. Berikut ini beberapa contoh dari Quantitative Research yang umum digunakan antara lain:

  • Kuesioner
    Untuk mendapatkan lebih banyak data dan informasi yang berguna, metode dengan menyebarkan kuesioner ini juga menjadi salah satu metode yang cukup efektif. Tujuan nya hampir sama dengan User Interview. Yaitu, untuk mencari pemahaman yang lebih dalam, masukan atau mungkin Pain Points dari pengguna produk kita.
    Pssst, Kuesioner ini bisa kamu lakukan di Instagram stories juga lho! Karena pada Instagram stories terdapat fitur open question ataupun yes/no question yang bisa kamu manfaatkan untuk melakukan research quantitative.
  • A/B Testing
    A/B Testing adalah sebuah metode yang guna nya untuk membandingkan dua solusi desain untuk sebuah permasalahan yang sama. Biasanya, dua solusi desain tersebut akan sama-sama di implementasi dan disebar ke masing-masing pengguna produk kita. Dan dalam jangka waktu tertentu, kita akan melihat data dari masing-masing solusi desain yang telah kita buat dan menentukan kembali solusi desain mana yang lebih efektif.

Hari ini, kamu sudah #BelajarDesain tentang Skill Seorang UX Desainer: Research. Ikuti instagram kami di @belajardesain.io untuk mendapatkan update #BelajarDesain terbaru.

Selanjutnya, kita akan #BelajarDesain tentang Skill Seorang UX Desainer: User Experience!

#BelajarDesain

#BelajarDesain by Better Experience Design. Artikel harian tentang panduan dasar #BelajarDesain dalam bahasa Indonesia. #BelajarDesain setiap Senin sampai Jumat.

Thanks to Briandito Priambodo

Muhammad Raufan Yusup

Written by

https://www.muhraufan.com | UX Designer living in Indonesia

#BelajarDesain

#BelajarDesain by Better Experience Design. Artikel harian tentang panduan dasar #BelajarDesain dalam bahasa Indonesia. #BelajarDesain setiap Senin sampai Jumat.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade