Tegaskan Visi Blogging dan Beberapa Metode Untuk Meningkatkan Proses Menulis


Pertemuan kelas #blogDojo kembali dilanjutkan. Setelah dua sesi yang mencoba menggali apa yang diinginkan serta kemampuan para peserta dan dilanjutkan dengan materi yang ingin mengajak peserta untuk memulai menulis kini masuk pada sesi ketiga.

Sesi ini tidak banyak materi yang didiskusikan, karena sesi ketiga ini fokus pada penekanan atas apa yang telah didiskusikan pada pertemuan pertama dan kedua. Di kelas pertemuan ketiga ini peserta diharapkan bisa memoles apa yang telah mereka dapatkan untuk membantu dalam proses menulis secara rutin.

Kelas dimulai dengan mengajak peserta untuk menentukan kembali atau mempertebal visi blogging mereka yang telah ditemukan dalam pertemuan pertama. Peserta diberikan pilihan untuk meneruskan proses blogging untuk tujuan profesional - pribadi atau mengembangkannya menjadi ‘media’.

Para peserta memilih untuk mengembangkan blog mereka menjadi blog profesional yang artinya menjadi sarana untuk mengembangkan branding mereka sendiri.

Setelah diskusi atas penegasan rencana para peserta atas blog mereka masing-masing, kelas dilanjutkan dengan pembahasan materi yang merupakan beberapa metode yang bisa digunakan untuk meningkatkan proses menulis.

Dalam menyusun tulisan untuk blog, ada dua sumber tulisan yang bisa diolah sebagai bahan. Yang pertama bahan blog bisa didapatkan dari sumber utama, cara ini bisa ditempuh dengan wawancara dengan nara sumber, liputan (acara atau seminar dll) atau bisa pula dengan survei dan riset lapangan.

Proses menemukan bahan ini bisa jadi cukup berat, namun akan sangat berguna, bahkan bisa jadi untuk beberapa blog post. Misalnya saja ketika hadir ke acara bisa membuat rangkuman acara tersebut dari berbagai angle. Materi pembiaca atau dari acaranya sendiri.

Lalu yang kedua, bahan blog bisa didapatkan dari diri sendiri, maksudnya adalah tulisan opini/pendapat akan sesuatu didasarkan pada pengalaman, pendapat, selera diri sendiri. Contoh ringan adalah review film.

Selain itu bahan yang masuk dalam golongan kedua ini bisa pula dari tulisan orang lain. Misalnya ada tulisan menarik di internet, Anda bisa saja menjdaikan tulisan ini sebagai bahan tulisan Anda, namun tentunya dengan ‘morma’ yang sesuai.

Jadikan tulisan orang lain ini sebagai sumber inspirasi bukan mencontek atau meng-copy paste. Anda bisa mengutip tulisan orang lain ini dan menambahkan pengalaman, opini atau pendapat Anda. Jangan lupa sertakan link pada sumber asli.
Sumber blog pun bisa didapat dari analisis atau riset non lapangan. Anda bisa menganalisis berbagai tulisan pengamat, bisa melakukan pencarian dengan mesin pencari atau bisa pula menggunakan bahan-bahan online yang telah diakui publik ke absahan sumbernya.

Dalam kelas ketiga #blogDojo ini didiskusikan pula tentang beberapa ‘persyaratan’ agar menulis blog bisa rutin dan terus berkembang.

Fokus

  • Jika kesulitan untuk membuat tulisan telaah yg panjang, salah satu cara adalah fokus pada masalah kecil tapi intens
  • Fokus + 3 pokok menulis bisa jadi format standar blogging
  • Satu topik, satu penyelesaian/satu ajakan

Membaca adalah berlatih

  • Baca artikel sendiri dan bandingkan dengan artikel lain yang temanya sama
  • Jangan menutup diri untuk tidak membaca, web, koran, majalah dll baca aja semua karena ide datang dari mana saja

Diskusi adalah berlatih

  • Selain membaca, ngobrol atau diskusi akan menambah pembendaharaan ide
  • Terkadang bahan tulisan hadir dari obrolan warung kopi

Beberapa hal lain

  • Open mind
  • Jangan takut mengutip - yang penting tahu aturan
  • Pendek atau panjangnya tulisan bukan masalah, yang penting rutin
  • Maksimalkan teknologi - gadget untuk mendukung proses menulis, draft di ponsel, catatan di ponsel, mindmap, foto, dll.

Jika dua kelas sebelumnya memberikan fokus pada latihan-latihan dan latihan, maka di kelas ini ditambahkan dengan jargon rutin. Bahwa menulis blog haruslah rutin, rutin dan rutin.

Materi #blogDojo sebenarnya telah selesai di kelas ketiga ini, kelas keempat akan berupa proses kelulusan, membahas hasil latihan menulis para peserta serta pembahasan beberapa tips menulis.

Jadi, sampai jumpa ditulisn berikutnya.

Email me when blog Dojo publishes stories