Human Centered Design

Human Centered Design (HCD) adalah sebuah pendekatan untuk mendesain produk yang berfokus pada Manusia atau pengguna. Dalam HCD desainer mendesign sebuah produk atau service sesuai dengan kebutuhan, kebiasaan, dan kapabilitas manusia.

Dalam HCD dimulai dengan memahami orang-orang terlebih dahulu dan mengetahui apa kebutuhannya. untuk dapat memahami orang atau pengguna bisa dilakukan observasi terlebih dahulu. Dalam pendekatan HCD dilakukan iterasi-iterasi agar dapat mencapai apa yang dibutuhkan oleh pengguna

Seperti yang dikatakan Don Norman Pada buku “ The Design of Everyday Things” Dalam siklus iteratif HCD terdapat 4 aktifitas yaitu:

  1. Observation
  2. Idea Generation (Ideation)
  3. Prototyping
  4. Testing

Observation

Aktivitas pertama yang dilakukan dalam siklus ini adalah observasi, dengan observasi kita dapat mengetahui masalah yang akan diselesaikan. Dalam Aktivitas ini dilakukan observasi langsung kepada pengguna, memantau aktivitasnya, mencoba mengetahui ketertarikan, motif, dan kebutuhannya. Definisi masalah yang sedang dicari dapat diketahui dengan memahami apa tujuan yang ingin dicapai oleh para pengguna dan halangan atau kendala yang mereka hadapi

Idea Generation (Ideation)

Dalam tahap Ideation setelah masalah yang ingin diselesaikan sudah diketahui, langkah atau aktivitas selanjutnya yang dilakukan adalah men-generate solusi potensial atas masalah yang ada. Dalam fase ini kreatifitas sangatlah dibutuhkan, kita sebebas mungkin melakukan brainstorming agar dapat mencari solusi yang bisa diterapkan terhadap masalah masalah tersebut. Don Norman memberikan beberapa aturan yang dapat diikuti

  • Generate ide sebanyak mungkin
  • Jadilah sekreatif mungkin tanpa perlu memperhatikan batasan-batasan
  • Tanyakan Apapun

Prototyping

Ide yang sudah di-generate dalam tahapan prototyping dibuat prototype agar bisa di test secara langsung kepada calon pengguna. prototype yang digunakan bisa saja masih berupa sketsa-sketsa hasil oret-an atau yang sudah dibuat menggunakan tools seperti marvel,invision atau Adobe XD. Melakukan prototyping dalam penentuan masalah dapat memberitahu bahwa masalah yang akan diselesaikan dipahami oleh pengguna.

Testing

Dalam Aktivitas ini kumpulkan beberapa orang untuk melakukan testing agar dapat diketahui solusi yang diberikan kepada pengguna sudah menyelesaikan masalah atau belum. Testing dapat dilakukan dengan mengajak satu orang atau lebih untuk mencoba prototype yang sudah tersedia. Tahapan testing ini penting untuk mempelajari perilaku pengguna dan mengetahui bagian mana yang masih kurang pas dan dapat diperbaiki di Iterasi selanjutnya.

Nah mungkin begitu saja pembahasan tentang Human Centered Design. Yuk mulai mendesign sebuah produk dengan mulai dari manusia itu sendiri. Know your user and you will know what to do to make their life easier.

UNIKOM Codelabs

Evan Gilang Ramadhan

Written by

Currently work as UX Researcher @ GizaLab, I love observing people!

UNIKOM Codelabs

Codelabs is a division of digital experts. We created an application to help the people. And we’re from Indonesia Computer University.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade