Kenalan yuk sama SDN (Software Defined Networking)

Halo, nama saya Restu Nursobah. Malam ini saya ingin berbagi sedikit hal yang saya ketahui mengenai SDN atau Software Defined Network.

https://images.idgesg.net/images/article/2017/06/state-of-the-sdn-market-100727181-orig.jpg

Sebelumnya ada yang pernah denger barangkali mengenai apa itu SDN ? yang pasti bukan Sekolah Dasar Negeri ya, jadi SDN yang akan kita bahas disini adalah SDN yang biasa kita temui dibidang keilmuan Telekomunikasi ataupun Networking.

Nah seperti yang sudah dijelaskan diatas SDN atau Software Defined Networking, jika kita artikan dapat menjadi “Jaringan yang di Definisikan oleh Software”. Maksudnya apa tuh ? pernahkah kalian mendengar istilah atau kalimat “Software is eating the world” ? perkataan ini dipopulerkan oleh Marc Andreessen dalam publikasinya di The Wall Street Journal pada tahun 2011. Kalimat ini menggambarkan bahwa perubahan zaman ke era modern saat ini banyak didasari karena terlahirnya software-software baru yang mengubah bisnis tradisional menjadi bisnis berbasiskan software.

Kita ambil contoh Uber, Grab atau Go-Jek perusahaan transportasi berbasis aplikasi yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat sebagai pengganti transportasi konvensional karena penggunaanya yang praktis dan mudah. Sebelum munculnya aplikasi-aplikasi tersebut, banyak kendala ataupun keluhan dari kita sebagai user atau pengguna contohnya untuk menggunakan jasa kendaraan umum kita harus pergi ke terminal, halte ataupun pangkalan yang mana terkadang bisa sangat jauh, tidak adanya transparansi harga untuk beberapa jenis angkutan dan lain sebagainya.

Setelah “Software Eating The World” kini giliran industri telekomunikasi khususnya dibidang Networking atau Jaringan yang terkena dampaknya, mungkin kurang lebih menjadi “Software Eating The Network”. Definisi tersebut sebenarnya lebih cocok untuk menggambarkan teknologi NFV (Network Function Virtualization), apakah SDN itu NFV ? jawabannya tidak tapi bisa dibilang dengan adanya NFV membuat SDN ini lebih mudah diimplementasikan terutama diranah virtual.

Lalu kembali ke topik awal, apa itu SDN ? SDN adalah suatu metode atau paradigma yang memisahkan antara Control Plane dan Forwarding Plane. Pada jaringan tradisional atau jaringan non-SDN, kedua fungsi diatas berada dalam satu perangkat yang sama. Control Plane sendiri adalah fungsi pengaturan atau kontrol pada suatu perangkat jaringan, sedangkan Forwarding Plane adalah fungsi dari pengiriman paket-paket informasinya. Jika mengutip istilah dari SDxCentral Control Plane ini bisa kita ibaratkan seperti sebuah “otak” yang mengatur lalu lintas data, sedangkan Forwarding Plane bisa kita ibaratkan seperti “otot” yang hanya berfungsi untuk mengirimkan paket ke tujuan sesuai permintaan si otak tadi.

Berikut ini merupkan gambaran perbedaan antara jaringan non-SDN atau jaringan tradisional dengan jaringan berbasis SDN

https://www.researchgate.net/profile/Majd_Latah/publication/311496181/figure/fig2/AS:493813052514304@1494745614798/SDN-vs-traditional-network-architecture.png

Pertanyaannya, kenapa kita perlu memisahkan keduanya ? Sebelum adanya SDN, ketika kita ingin membangun sebuah jaringan (besar) diperlukan konfigurasi yang cukup lama dan cukup sulit. Dimana, kita harus mendatangi perangkat yang akan dikonfigurasi satu persatu. Belum lagi, terdapat banyak kemungkinan human error pada konfigurasi yang dilakukan oleh sang Network Engineer. Dan akibatnya, cara ini dianggap kurang efektif dan efisien. Apalagi, dengan besarnya kebutuhan bandwidth saat ini yang membuat operator Telekomunikasi harus sering melakukan shifting perangkat lama ke perangkat yang lebih baru.

Pada arsitektur SDN, pengaturan atau Control Plane dibuat terpusat. Artinya, satu buah controller (Control Plane Platform) dapat melakukan konfigurasi atau manajemen terhadap lebih dari dua buah data plane (forwarding plane) secara langsung. Jadi, hal ini dapat mengatasi permasalahan implementasi dalam jaringan yang sebelumnya kita bahas. Dari yang sebelumnya kita melakukan konfigurasi kepada setiap perangkat secara langsung satu persatu, menjadi konfigurasi terpusat yang dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Untuk memperjelas penggambaran dari SDN, berikut adalah arsitektur dari SDN yang dimuat di sdxcentral.com

https://www.sdxcentral.com/wp-content/uploads/2013/08/SDN-Framework1.jpg
https://www.sdxcentral.com/wp-content/uploads/2015/03/sdn-architecture.png

Nah kurang lebih seperti itulah penjelasan singkat mengenai apa itu SDN. Untuk artikel selanjutnya mungkin kita akan membahas mengenai kelebihan dan kekurang SDN atau mungkin OpenFlow yang sering dianggap sebagai SDN itu sendiri.

Jika ada kesalahan dalam penyampaian, penulisan, atau jika ada pertanyaan ataupun permintaan pembahasan-pembahasan tertentu terkait bidang jaringan silahkan tingalkan komentar dibawah. Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat.

Reference :