Di balik Layar Sejarah Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Pameran foto “71 RI bingkisan revolusi” memuat unsur moral agar kita sebagai bangsa Indonesia selalu menjaga dan melestarikan sejarah yang pernah ada.

Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) bekerja sama dengan Arsip Nasional dan Bronbeek Colonial Museum Belanda menyelenggarakan pameran foto jurnalistik bertajuk “71 RI Bingkisan Revolusi”. Pameran yang digelar dalam rangka merawat kemerdekaan Indonesia ini telah dibuka secara resmi pada 19 Agustus dan akan terus dibuka hingga 19 September 2016 mendatang.

Bersamaan dengan pameran, diluncurkan pula buku “71th RI Bingkisan Revolusi”, yang berisi 265 halaman, antara lain28 dokumen, 10 grafis, 7 pamflet, 16 komik, 18 sketsa dan lukisan, serta 13 perangko dan 133 foto.

71 RI bingkisan revolusi - Sejarah Itu Penting

Oscar, selaku kurator pameran mengatakan, semua materi yang terpilih dalam pameran kali ini merupakan hasil riset mendalam yang dilakukan selama dua tahun di Museum Bronbeek, Belanda. Mengambil pembabakan periode sejarah dalam kurun waktu 1945–1950.

“Foto-foto sejarah Indonesia yang terdapat pada terbitan lokal kebanyakan hanyalah reproduksi berulang-ulang sehingga hasilnya buruk, pada pameran kali ini banyak sekali foto-foto yang belum pernah dipublikasikan di tanah air. Maka dari itu muncul keinginan untuk mencari langsung ke sumbernya supaya masyarakat bisa melihat karya asli dengan kualitas yang maksimal,” kata Oscar saat menjadi narasumber peluncuran buku di Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA).

Dari foto-foto yang ditampilkan kita mendapatkan gambaran bahwa masa revolusi juga mempunyai sisi humanis. Bahwa baju tentara pada saat itu tidak selalu robek-robek bahkan salah seorang tentara terlihat keren dengan seragam tentara plus kaca mata hitam bertengger di wajahnya. Rombongan laskar rakyat dengan berdesakan menaiki truk lebih menampilkan semangat. Namun suasana perang jadi terasa saat melihat foto sosok tubuh tergeletak dalam kubangan darah.

Berikut hasil foto-foto peninggalan masa lalu sebagai Bingkisan Revolusi untuk Indonesia.

71 RI bingkisan revolusi - Soekarno dan Sjahrir

Foto Atas: Presiden Soekarno bercengkrama dengan PM Sjahrir di kediaman Presiden (Jakarta, Desember 1945). IPPHOS — Antara foto.

Foto Bawah: Presiden Soekarno menyimak rancangan naskah-naskah perundingan Linggarjati yang dilaporkan PM Sjahrir (Yogyakarta, Oktober 1946). IPPHOS — Antara foto.

71 RI bingkisan revolusi - Istana Negara, Bendera Merah Putih

Suasana penaikan Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka, usai penandatanganan naskah penyerahan kedaulatan (Jakarta, 27 Desember 1949) IPPHOS — Koleksi ANRI

71 RI bingkisan revolusi - Soekarno diwawancarai wartawan asing

Presiden Soekarno dan Kabinet pertama RI, di Pegangsaan Timur 56, diwawancarai wartawan asing menyusul pendaratan pasukan sekutu Inggris dan rombongan NICA (Netherlands Indies Civil Administration) (4 Oktober 1945). IPPHOS — Antara Foto

Itulah sebagian foto yang meramaikan pameran 71 RI Bingkisan Revolusi. Foto yang menggambarkan di balik layar kemerdekaan para pejuang bangsa Indonesia. Melihat langsung deretan foto kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat mahal. Selamat menikmati 71 RI Revolusi Indonesia di Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara.


Originally published at Destinasi Indonesia.