Goyang Offroad Dukung Wisata Jawa Tengah

Kegiatan lomba offroad yang telah mengundang animo tinggi dalam promosi wisata daerah kali ini diadakan di Jawa Tengah disponsori oleh Dinas Pariwisata Jawa Tengah dan Offroad Community.

Offroader Destinasi Indonesia

SUASANA hutan Mangkang, Semarang, yang biasanya sepi berubah menjadi riuh. Bunyi mesin mobil meraung-raung memecah keheningan malam. Sebuah mobil offroader berusaha melewati medan berlumpur. Dengan bantuan tali yang dikaitkan ke pohon perlahan mobil dapat melaju. Medan ini hanyalah trek pertama dimulainya lomba country road Jateng Gayeng Goyang Offroad yang diadakan 19–20 Maret 2016.

Jateng Gayeng Goyang Offroad merupakan ajang pertama yang diadakan Dinas Pariwisata Jawa tengah, Kementerian Pariwisata, dan Indonesia Offroad Community.

Offroad merupakan salah satu sport tourism untuk mempromosikan potensi wisata daerah. Saya senang melihat antuasiasme peserta dan penonton. Saya harap acara ini bisa dilakukan rutin setiap tahun dan bisa menjadi event nasional yang diikuti offroader lebih banyak lagi, baik dari daerah lain Indonesia mau pun luar negeri,” ungkap Nyoman Wija Sugiantara, kepala subbidang promosi wisata olahraga Kementerian Pariwisata.

Dua Kategori

Lomba tersebut dibagi dalam dua kategori, yaitu Special Competition Stage (SCS) dan Country Road (CR). Untuk SCS dilaksanakan di sirkuit Bukit Silayur, Ngaliyan, Semarang pada Sabtu 19 Maret 2016. “Panitia menyediakan hadiah untuk tiga kelas yaitu 1.000 cc karburator modif, Open FFA Nonwinching, serta Open FFA winching,” ungkap Supriyanto ketua penyelenggara lomba.

Offroader Destinasi Indonesia
Offroader Destinasi Indonesia

Sedangkan Country Road menyodorkan dua kelas, yaitu extreme dan fun. Country Road memunyai medan menantang seperti lumpur, tebing, dan sungai, sepanjang 40 kilometer. Peserta offroad dilepas menuju hutan Mangkang pada Sabtu (19/3) sore dari Museum Mandala Bhakti. Selanjutnya menuju Darupono, Mijen, dan finish Bukit Silayur, Ngaliyan pada Minggu (20/3) pukul 10 pagi.

Supriyanto bertutur, panitia memang sengaja mencari medan ekstrem. Katanya, semakin sulit medan justru menjadi surga bagi pecinta offroad. Lewat acara yang diikuti 200 offroader itu, penyelenggara sekaligus ingin mengajak menikmati keindahan alam di Semarang.

“Saya senang acara berlangsung lancar dan aman. Pemenang SCS adalah Agung dari Ambarawa dengan hadiah motor Yamaha dan Klub Oksigen dari Solo. Sedangkan untuk Country Road juara diraih Wawan dari Salatiga,membawa pulang motor Mio. Semoga ajang ini bisa rutin diselenggarakan setiap tahuna dan bisa berlangsung lebih baik lagi tahun depan,” tukas Supriyanto.


Originally published at Destinasi Indonesia.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.