Anatomi Aplikasi JavaScript Modern

Sebelum lupa mending dicatet deh. Oke. Pada kesempatan kali ini catatan saya berisi sedikit penjelasan mengenai dasar infrastruktur anatomi aplikasi JS Modern. Mungkin ini catatan paling telat karena JavaScript sudah booming dimana-mana sebagai bahasa script yang dulunya dianggap toy sekarang berubah menjadi monster yang greget.


Pertama. Setiap aplikasi sifatnya unik. Sebagian besar masalah umumnya terjadi:

  1. Hosting infrastructure.
  2. Resource management.
  3. Presentation, dan
  4. UI Behavior.

Empat bagian itu biasanya ada di dalam aplikasi dan mereka saling komunikasi.

Kedua. Infrastruktur memiliki banyak flavor dan juga memiliki banyak mekanisme caching yang berbeda-beda. Infrastruktur pada umumnya terdiri (bentuknya back to front):

  1. Data Store.
  2. Virtual Private Server.
  3. Layer black box JSON RESTful Web Service.
  4. Berbagai API pihak ketiga.
  5. App Server — mengarahkan request dan response client.
  6. Static content delivery network (CDN) untuk cached file seperti file-file images, js css dan client-side template.
  7. Client (browser).
Infrastructure

Dari gambar di atas komponennya cukup jelas. Tapi ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan terkait storage dan komunikasi aplikasi.

Datastore adalah tempat kita menyimpan data aplikasi kita. Datastore ini umumnya menggunakan RDBMS dengan API SQL, tapi saat ini solusi dari RDBMS yang lebih populer adalah NoSQL. Ke depannya, kemungkinan banyak aplikasi menggunakan kombinasi keduanya.

Sumber saya peroleh dari:

Programming JavaScript Applications — Robust Web Architecture with Node, HTML5, and Moderns JS Libraries. By Eric Elliott. oreilly.