Apa itu Artisan CLI pada Laravel?

Part 5 — Artisan CLI

Eko Simanjuntak
Dec 2 · 5 min read

Untuk para pengembang aplikasi berbasis web yang menggunakan framework Laravel, Artisan CLI merupakan salah satu senjata utama yang harus dikuasai.

Ilustrasinya begini. Ibarat petani, bajak dipakai untuk mempermudah pekerjaan. Dengan bajak, petani bisa membajak sawahnya dengan cepat dan usaha yang lebih sedikit. Kalau pakai cangkul mungkin lebih lama kerjanya.

Jika ilustrasi petani pada ilustrasi diatas kita gantikan dengan pengguna framework Laravel, Artisan CLI adalah bajaknya. Artisan CLI akan membantu pengembang untuk meng-generate file-file dengan struktur kode dasar yang dibutuhkan pengembang. Pengembang bisa saja membuat file-file secara manual, tapi akan banyak waktu dan usaha. Contohnya, ketika membuat controller secara manual, pengembang perlu mengingat class mana saja yang di-extend dan digunakan oleh suatu controller . Ribet bukan?

Jadi, untuk langsung menggunakan Artisan CLI, teman-teman bisa membuka CMD atau terminal dan buka root folder project yang sudah di-generate sebelumnya. Coba jalankan perintah berikut

Maka akan muncul daftar perintah yang bisa kita gunakan pada Artisan CLI.

Banyak bukan? Saya sendiri juga belum pernah menggunakan semua perintah pada Artisan CLI. Tapi di part ini, saya akan tunjukkan beberapa perintah pada Arisan CLI yang menurut saya akan sangat membantu pekerjaan kita.

  • php artisan serve , adalah perintah yang kita gunakan untuk menjalankan aplikasi kita pada localhost. Dengan menjalankan perintah diatas, maka akan muncul pesan berikut di shell teman-teman.

Artinya kita bisa mengakses 127.0.0.1:8000 atau localhost:8000 melalui web browser kita untuk melihat aplikasi kita.

Tampilan awal dari aplikasi aplikasi kita
  • php artisan key:generate , adalah perintah untuk men-generate random string yang digunakan sebagai key yang diperlukan untuk semua proses enkripsi dan dekripsi pada aplikasi kita. Proses yang saya maksud seperti proses session, CSRF token, sign url, dan masih banyak lagi. Berikut adalah potongan file .env pada project saya dan APP_ENV -nya sengaja saya hapus untuk contoh pada tutorial ini.

Berikut adalah potongan file .env project saya setelah menjalankan perintah php artisan key:generate. Variable APP_ENV pada proyek saya sudah terisi random string sebagai key pada aplikasi saya.

  • php artisan make:controller <ControllerName> , adalah perintah untuk men-generate file controller yang akan ditempatkan di folder Http\Controller
  • php artisan make:model <ModelName> , adalah perintah untuk men-generate file model yang akan ditempatkan di folder App
  • php artisan make:migration <MigrationName> , adalah perintah untuk men-generate file migration yang akan ditempatkan pada folder database\migrations

Itu adalah beberapa perintah Artisan CLI yang akan membantu kita dalam penggunaan framework Laravel. Teman-teman bisa eksplorasi fitur-fitur Artisan CLI yang lain secara pribadi.

Oh iya, ada satu perintah lagi yang menjadi favorit saya, yaitu php artisan inspire . Perintah ini akan menampilkan random quote untuk menyemangati teman-teman.


Taken from me.me

Sampai jumpa di-part berikutnya!

Cappy Hoding! ❤️ = ☕️ + 💻


Easyread

Easy read, easy understanding. A good writing is a writing that can be understood in easy ways

Eko Simanjuntak

Written by

SRE at Gojek

Easyread

Easyread

Easy read, easy understanding. A good writing is a writing that can be understood in easy ways

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade