Mengenal Margaret Hamilton

Programmer wanita pertama di dunia yang membantu manusia mendarat di Bulan

Pendaratan manusia di bulan pada tahun 1969 di bawah armada Neil Amstrong dan tim merupakan peristiwa yang sangat bersejarah. Ditonton oleh sekitar 500 juta penduduk dunia, Neil Amstrong dan tim berhasil mendarat di bulan untuk pertama kalinya dengan selamat.

First landed on Moon from Google Image Search

Namun tidak banyak orang yang mengetahui siapa saja orang-orang yang terlibat dalam peristiwa bersejarah tersebut. Salah satu orang yang berperan penting dalam peristiwa itu adalah Margaret Hamilton, programmer wanita pertama yang dapat dikatakan spesial. Mengapa demikian?

Hamilton from Google Image

Hamilton lahir pada tanggal 17 Agustus 1936 di Paoli Indiana, Amerika Serikat. Beliau merupakan lulusan Universitas Michigan jurusan Matematika pada tahun 1955. Pada usia yang ke-24 beliau mendapatkan pekerjaan sebagai programmer di MIT. Pada saat itu ilmu mengenai programming dan computer science masih terbilang tabu dan belum terlalu dikenal publik. Hamilton sendiri belajar mengenai pemograman dan koding secara otodidak dan tanpa panduan dari siapapun. Bahkan pada masa tersebut Microsoft dan bahasa pemograman C masih belum lahir.

Pada tahun 1961, Presiden Amerika, John F Kennedy meluncurkan program Apollo yaitu program pendaratan manusia di bulan. Adanya kolaborasi antara pemerintah dengan MIT, memberikan kesempatan pada Hamilton untuk bergabung dalam program tersebut. Dengan pengetahuan yang minim tentang penerbangan dan terbatasnya sumber mengenai software komputer, Hamilton sendiri malah di pilih menjadi Lead of Software Engineering Team dalam pembuatan software untuk misi tersebut.

Meskipun dalam perancangan program Apollo tersebut, tidak ada disebutkan dana pengembangan software yang akan dipakai, Hamilton masih tetap antusias dan semangat mengerjakan program tersebut. Dia sangat mencintai dunia perkodingan, bahkan kode yang dirinya dan tim kerjakan adalah kode yang ditulis untuk komputer portable pertama di dunia, sekaligus kode pertama di dunia yang berhasil mengantarkan manusia ke bulan.

Menjadi lead of software engineering team memberikan tekanan yang sangat besar bagi Hamilton. Dapat dibayangkan jika terjadi kesalahan kecil pada proses pengerjaan, maka yang akan terkena imbasnya terlebih dahulu adalah Hamilton sendiri. Hal ini membuat dirinya menjadi sangat intens ketika mengerjakan misi tersebut. Bahkan disaat semua orang berkumpul dengan keluarga, dan pergi berpesta, beliau malah memilih pergi ke kantor untuk melakukan check dan re-check pada software yang sedang mereka kerjakan.

Selain itu saat akhir pekan dia juga sering pergi ke kantor dan kerap kali membawa anak perempuannya yang masih berusia 4 tahun. Saat melakukan pekerjaan kantornya tersebut, ia bahkan seringkali menelantarkan anaknya sendirian sedangkan ia fokus pada pekerjaanya. Oleh karena sikapnya yang seperti ini, ia mendapatkan banyak kritik dari orang disekitarnya, akan tetapi karena kecintaannya pada dunia perkodingan tadi membuat ia tidak terlalu ambil pusing dengan tanggapan tersebut.

Hingga pada Juli 1969, kerja keras Hamilton dan tim dalam proses pembuatan software untuk misi tersebut terjawab dengan keberhasilan Apollo 11 mendarat di bulan dan kembali ke bumi dengan selamat. Hal tersebut menjadi kebanggan besar bagi Hamilton bahwa apa yang sudah ia kerjakan selama ini tidak berakhir sia-sia.

Hamilton adalah salah satu contoh dari sekian programmer yang belajar secara otodidak dan membawa perubahan besar dalam sejarah dunia. Ditambah dengan kenyataan bahwa ia adalah seorang wanita, dimana pada era tersebut wanita lebih diharapkan untuk menjadi ibu rumah tangga, namun ia memilih jalan hidup yang berbeda dari wanita lainnya pada era tersebut. Hal ini tentu memberikan kita pelajaran bahwa tidak ada yang dapat membatasi kita menjadi apapun yang kita mau termasuk yang tidak masuk akal sekalipun, selama kita bekerja keras dan memberi perhatian lebih kepada pekerjaan kita tersebut, bahkan gender sekalipun tidak akan membatasi kita.

Nah, lalu kira-kira siapakah programmer otodidak selanjutnya yang akan berperan penting pada sejarah dunia? Mungkin kamu yang sedang membaca tulisan ini. 😈 💪