Laravel Series List
0. Laravel Series — Belajar Laravel dari Awal yok!
1. Persiapan untuk Pengerjaan Proyek dengan Laravel — (You’re here)
2. Pengenalan Laravel Framework
3. Instalasi Laravel Framework
4. Struktur Folder Laravel Framework
5. Apa itu Artisan CLI pada Laravel?
6. Rancang Database-mu dengan Migration Pada Laravel
7. Mengarahkan Request dengan Router pada Laravel
Untuk memulai pembuatan aplikasi berbasis website dengan Laravel Framework, kita perlu meng-install beberapa tools untuk membantu pengerjaan kita.
Bahasa Pemrograman PHP
Laravel Framework adalah kerangka kerja pembangunan aplikasi berbasis website yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP. Karena itu, kita wajib untuk meng-install bahasa pemrograman PHP. Untuk pemasangan PHP, terdapat cara yang berbeda-beda untuk setiap sistem operasi.
Sepanjang series ini, saya akan menggunakan Laravel versi 5.7. Untuk menggunakan Laravel versi 5.7, versi PHP yang dibutuhkan adalah minimal PHP 7.1.3. Jadi jangan sampai salah meng-install. Untuk memastikan PHP sudah ter-install dengan benar, jalankan perintah ini di Terminal/CMD.
$ php --versionMySQL
Sepanjang series ini, database yang akan saya gunakan adalah MySQL. MySQL salah satu database yang paling terkenal di kalangan pengembang pemula, terutama yang masih duduk di kursi perkuliahan. Untuk versi yang akan saya gunakan adalah versi 5.7.25. Akan ada perbedaan cara pemasangan MySQL database untuk sistem operasi yang berbeda. Untuk memastikan MySQL sudah ter-install dengan benar, jalankan perintah ini pada Terminal/CMD.
$ mysql --versionComposer
Composer adalah tool yang berguna untuk mengolah library yang akan digunakan oleh Laravel. Ingat, Laravel juga menggunakan beberapa library yang dikembangkan oleh pengembang lain. Akan ada perbedaan cara pemasangan Composer untuk sistem operasi yang berbeda. Untuk memastikan Composer sudah ter-install dengan benar, jalankan perintah ini pada Terminal/CMD.
$ composer --versionSebenarnya cukup dengan ketiga tools ini, kita sudah bisa mengembangkan aplikasi website kita dengan Laravel. Tapi, ada beberapa tools yang saya rasa masih perlu dan teman-teman bisa pakai.
Code Editor
Code editor adalah tempat kita akan mengetikkan kode program kita. Pilihan untuk code editor sebenarnya sangat banyak. Teman-teman bebas memilih menggunakan Sublime Text, VSCode, PHPStorm, atau code editor lain. Kalau saya sendiri sudah terbiasa dan senang menggunakan PHPStrom karena fitur yang diberikan cukup lengkap.
PHPStrom adalah IDE yang dikembangkan oleh JetBrains. Untuk menggunakan PHPStrom, diberikan 30 hari penggunaan secara gratis, selebihnya diperlukan license key. Untuk teman-teman mahasiswa yang ingin menggunakan PHPStrom jangan takut dulu. JetBrains menyediakan JetBrains Student Pack, dimana teman-teman bisa mendapatkan license key secara gratis untuk satu tahun penuh dan dapat diperpanjang untuk tahun berikutnya. Syarat untuk mendapat license key gratis adalah dengan mendaftar dengan alamat email kampus teman-teman. Satu license key dapat digunakan untuk semua produk JetBrains. *Maaf, bukan mau promosi 😆*
Database Client Tools
Database client tools adalah tools yang akan kita gunakan untuk menampilkan data yang akan kita olah pada database kita. Untuk MySQL database, database client tools yang paling umum digunakan adalah PHPMyAdmin. Tetapi teman-teman juga bisa menggunakan SQLyog atau yang lainnya. Kalau saya sendiri menggunakan DataGrip karena dapat digunakan untuk mengolah banyak jenis database. DataGrip juga termasuk salah satu produknya JetBrains.

Sampai jumpa di-part berikutnya!
Cappy Hoding! ❤️ = ☕️ + 💻

