Skala Selera Masyarakat Maya Indonesia

Tak bisa dipungkiri, masmaya Indonesia (hari ini) masih lebih doyan hiburan ketimbang gimmick politik. Komentar kontroversial Ahok juga tetap jadi santapan. Satu yang janggal, peringkat tiga Top 5 News Magnitude, Jumat, 16 Oktober 2015 diisi oleh video harian musisi indie asal Jogjakarta.

Semenjak menikah Oktober tahun lalu, Raffi dan Nagita menjelma jadi pasangan kesayangan Indonesia. Meski proses persalinannya tidak diliput oleh media seperti pasangan Anang dan Ashanty, cerita harmonis keluarga kecil yang baru dikaruniai putra ini banyak dibagi dan dibaca oleh masmaya. >9K pembaca membagi tautan di media sosial Liputan6.com, memberi dampak goncangan 6.9 SR hari ini.

Value > Prominence: Raffi Ahmad (dan keluarga kecilnya). Jelang satu tahun pernikahannya, berita tentang ‘pasangan kesayangan Indonesia ini’ diprediksi masih akan laku.

Trend > Segala macam gimmick Raffi Ahmad, sampai akhir Oktober 2015. Redaktur media akan terus memantau gerak-gerik keduanya di media sosial. Jadi bukan hal yang aneh bila esok muncul judul-judul berita ‘Nuansa ‘Apapun yang Dipakai’ Raffi dan Nagita’ di halaman depan internet masmaya.

Idea > Jadi, belum ada lagi nih brand yang mau menempel popularitas (plus bikin native ads di Liputan6.com) Raffi Ahmad jelang setahun pernikahannya.

Endang Yustika saya adalah salah satu penerus bangsa.Dan saya menuntut kepada negera untuk memberikan info dan apapun itu,agar sedikit lebih berkualitas.sedikit saja….Kami penerus bangsa sama sekalin tidak membutuhkan Hal ini.Hal yang sama sekali tdk berkualitas.Beri kami sesuatu yang mampu membuka wawasan menjadi lebih luas!!!MOHON (Con 1–0 Pro)

Juscin Nosunaveya KOMEN biasa aja keles.knp hrs pd sirik smua.apa si slh mrk yg jd artis dimata kalian?oh ak tau…keberrhasialan mrk ya.atau sikap mrk yg over..hello kl mrk berhasil krn merka bekerja..kl mrk over lha it lah mrk nmx jg artis.
Kalau mbah gue yg over kl kalian blg WHAT? Br heboh..
#berhntilah mencari kekurangn org Dan mnjdkn alasan tuk mencaci mrk
Ingt kalian g berhak menghakimi mrk.tp yg Maha kuasa.
Kl g mau liat beritax ya tggl roll down aj kan rebes. (Con 1–1 Pro)

Ani Yusuf Afandi Yg jempoli pd bodoh semakin bnyk jempol yg dia dpt smkin bnyk untung yg rafi dapatkan krn ini suatu bisnis (Con 2–1 Pro)

Kami cukup kaget berita ini mejeng di permukaan. Di Jogjakarta, nama Endank Soekamti kalah tenar ketimbang band-band lain seperti misal: Sheila on Seven (major) atau Shaggydog (indie). Entah memang band ini punya basis fans yang besar (dan khawatiran), atau ada campaign Vidio.com (Youtube-nya Indonesia) dalam berita ini? Yang pasti, >7K orang membagi berita ini di media sosial, memberi goncangan 6.53 SR bagi internet masmaya hari ini.

Value > Scene: fans Endank Soekamti dan skena punk rock. Seperti sudah dibilang di atas, ternyata banyak yang peduli dengan nasib personil band asal Jogja ini

Trend > Sampai dana campaign Vidio.com habis? hehe. Bisa dibilang, campaign Vidio.com punya kuda-kuda kuat merangkul blantika musik Indonesia. Tak hanya ‘mengelus’ industri besar (seperti mengekor konser Noah di Amerika), mereka juga membuntuti musisi indie dengan proyek: Indie of The Month. Upaya bagus untuk menampilkan musisi-musisi berkualitas yang kurang dikenal, naik ke permukaan.

Idea > Ditelisik lebih dalam, ada simbiosis mutualisme antara Endank Soekamti dan Vidio.com. Bisa jadi pola bisnis prospektif bagi para musisi indie untuk memasarkan karyanya, menggapai kesuksesan, atau sekadar bertahan hidup.

Tokoh-tokoh politik Indonesia (juga di dunia lain) selalu jadi sorotan. Tiap tindak-tanduk, wara bicara mereka jadi tontonan publik. Sayang kebanyakan, apa yang mereka suguhkan pada kita tak ada gizinya. Seperti isu panas korupsi suap Pengadilan Tata Usaha Negara di Sumatera Utara yang menyeret sejumlah petinggi Partai Nasdem. Bagi partai yang berseberangan, isu ini jelas jadi bahan olok-olok di depan media. Komentar balasan dari Jaksa Agung H.M. Prasetyo pada politikus kontroversial dari Partai Gerindra, Fadli Zon menarik minat >4K orang untuk berbagi tautan, mengguncang internet hari ini dengan skala 5.06 SR.

Values > Prominence: Fadli Zon! — Conflict: Kasus suap PTUN Sumatera Utara. Wakil Ketua DPR asal Partai Gerindra ini bisa jadi terdepan soal gimmick dan kontroversi. Tak heran, meski tak memuat komentarnya, tudingan terhadapnya pun bisa jadi berita populer.

Trend > Berita terkait Nasdem dan komentar kontroversial terkait isu suap di PTUN Sumut, hingga kasusnya in kraht. Tiap ada isu politik sedap untuk dibakar, di hulu asap sudah membumbung sebelum nantinya digodok oleh media. Kasus suap di PTUN Sumut masih jauh dari muara, setiap berita tentangnya akan hilir mudik di halaman muka media massa. Apalagi jika elite-elite lain menyusul (mantan) Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patrice Rio Capella jadi tersangka.

Idea > Siapa mau jadi sponsor pertandingan sepak bola satu lawan satu, H.M Prasetyo melawan Fadli Zon?

Da Ra Saya bisa pak..nendang mulutx fadli zon..wkwkkw (Prasetyo 1–0 Fadli)

Hotlan Siahaan Memang antek 2 Gerinda ini sengaja membuat kekacauan baik di parlemen juga dipemerintahan ..liht ..di DKI yg paling ribut siTaufik ..yg mengemis ngemis agar Ahok kembali ke Gerinda .dan untuk DPR ..si Fadli zoon .. (Prasetyo 2–0 Fadli)

Limto Lim dia lagi dia lagi…. om wowo, urus tuh anak buah mu…. om wowo takut yah???? (Prasetyo 3–0 Fadli)

Ridwan Kamil boleh menguasai media sosial hari ini (atau entah kami terlalu banyak berteman dengan orang Bandung). Tapi di media massa online, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tetap bertaji. Kata-katanya hari ini — seperti biasa — kontroversial, tak peduli tanah mana yang ia pijak, Ahok mengkritik The Jakmania (suporter Persija Jakarta) yang disebutnya lebih jago ribut ketimbang main bola. Empat jam usai diunggah, beritanya langsung dilihat >1K dan mendapat >100 komentar oleh masmaya di Detik.com, mengguncang internet dengan skala 2.17 SR. Sementara dalam waktu kurang lebih sama, berita dengan angle serupa dilihat >2K dan dishare hampir 1K dari laman Kompas.com.

Values > Prominence: Ahok! — Impact: Final Piala Presiden 2015. Ahok adalah media darling, apa saja yang keluar dari mulutnya menjadi hujan hits bagi media massa. Menjadi kombo karena di daerah yang dipimpinnya, potensi konflik terbesar 2015 akan berlangsung Minggu mendatang.

Trend > Hingga dua hari mendatang, berita tentang Bandung (Persib, bobotoh, Ridwan Kamil, dll) dan Jakarta (Persija, The Jak, Ahok, dll) akan ramai menghias media. Sebabnya adalah final Piala Presiden yang mempertemukan Persib dengan …Sriwijaya FC — ya, bukan Persija. Namun rivalitas dua klub kembali bangkit karena final digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, yang notabene mayoritas dihuni oleh The Jakmania.

Idea > Ada yang mau iseng menawarkan Ahok (dan Ridwan Kamil) untuk jadi komentator tamu pertandingan final nanti?

Armet Gosheven Shilah Klo cuma ngritik semua org bisa, apa lg soal caci mencaci org indonesia jagonya,, yg perlu itu aksi nyata dgn kontribusi yg jelas, tengok persib dri gubernur dan walikotanya total mendukung, blm erick tohir berada di belakangnya, dgn manajemen yg bsempurna untuk kelas indonesia, sy cinta persija dan menghormati persib sbgai salah satu club terbaik dri segi manajemenya, semoga final berjalan lancar!!, (Ahok 0–1 Jakmania)

Satya Angga Kusuma Waoyyyyyy ahok lo bantu ape buat persija.?????????? Liat noh ridwan kamil totalitas dukung… Kalo lo udh negeluarin duit buat persija baru dah boleh ngomg.. (Ahok 0–2 Jakmania)

Muhammad Rifki Pahlevi Di bandung stadion dibangun di jakarta stadion dihancurkan gmna mau maju sepak bola jakarta (Ahok 0–3 Jakmania)


Perbandingan pencarian empat subjek berita paling mengguncang hari ini via Google Trends.

Dari 42 sampel berita di halaman muka media massa hari ini, hanya 50 persen yang memiliki skala positif. Ada empat berita terkait Final Piala Presiden 2015 yang banyak dibagi dan dibaca masmaya >

  1. Ahok dan Emil Gantian Bicara, Seperti Debat Cagub DKI di Mapolda Metro Jaya (Tribunnews.com, *1.56)
  2. Ini 4 Poin Ikrar Viking dan The Jak Bekasi di Final Piala Presiden (Detik.com, *0.38)
  3. Benny Dollo: Semuanya Tergantung di Lapangan (Tribunnews.com, *0.16)
  4. Ahok ke Jakmania: Jangan Berantemnya Doang yang Jago ! (Tempo.co, *0.016)

Masmaya Indonesia rupanya penasaran membaca berita kriminal tentang — penantian 10 tahun seorang anak yang membalaskan dendam kepergian ayahnya (>34K views, *0.54). Masmaya juga banyak berbagi tentang —lima keluarga terkaya di Indonesia (>3K shares, *1.78) dan berkomentar tentang — komentar vokalis Seringai, Arian13 tentang Agnes Monica (>42 comments, *-0.34). Konten terakhir masuk dalam Google Trends Indonesia edisi Jumat dengan >5K pencarian.

Membusuk di halaman muka. Beberapa berita mendapat skala minus, biasanya karena dipajang terlalu lama di boks berita terpopuler, padahal masmaya sudah move-on ke berita/topik lain. Misal berita ‘Pendukung Sriwijaya & Persib Mulai Duduki Senayan, Polisi Disiagakan’ (>20 hours, *-4.58) hanya 14 kali dibagi di media sosial.

Masmaya lebih tertarik omongan figur publik (gimmick) ketimbang situasi di lokasi (reportage). Berita lain, ‘Sebuah Pelukan Meluluhkan Hati Pendemo Anti Islam’ (>23 hours, *-3.77) juga membusuk. Apakah berita kerusuhan karena religi di Aceh Singkil merebut magnet dari berita-berita yang bersifat damai? Karena di portal yang sama, berita Kronologi Penyerangan Gereja Aceh Singkil (>12 hours, *-0.64) punya skala lebih baik.


Sekian untuk hari ini, bertemu di lain waktu dengan format data yang lebih menarik. Terima kasih, ❤

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Mohammad Andi Perdana’s story.