<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0" xmlns:cc="http://cyber.law.harvard.edu/rss/creativeCommonsRssModule.html">
    <channel>
        <title><![CDATA[Stories by Kaelan on Medium]]></title>
        <description><![CDATA[Stories by Kaelan on Medium]]></description>
        <link>https://medium.com/@SwenniesyCarlie?source=rss-75eb2bef6bfe------2</link>
        <image>
            <url>https://cdn-images-1.medium.com/fit/c/150/150/1*5z9ocWVhOZIcl71UwFc0xQ.jpeg</url>
            <title>Stories by Kaelan on Medium</title>
            <link>https://medium.com/@SwenniesyCarlie?source=rss-75eb2bef6bfe------2</link>
        </image>
        <generator>Medium</generator>
        <lastBuildDate>Wed, 27 May 2026 09:15:07 GMT</lastBuildDate>
        <atom:link href="https://medium.com/@SwenniesyCarlie/feed" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <webMaster><![CDATA[yourfriends@medium.com]]></webMaster>
        <atom:link href="http://medium.superfeedr.com" rel="hub"/>
        <item>
            <title><![CDATA[You are my sun, always..]]></title>
            <link>https://medium.com/@SwenniesyCarlie/you-are-my-sun-always-a57e3a717882?source=rss-75eb2bef6bfe------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/a57e3a717882</guid>
            <category><![CDATA[loving]]></category>
            <category><![CDATA[relationships]]></category>
            <category><![CDATA[life]]></category>
            <dc:creator><![CDATA[Kaelan]]></dc:creator>
            <pubDate>Sat, 23 May 2026 03:01:31 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-05-23T03:10:53.762Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/736/1*e-uC4b6STeVTi1dKBtPzKA.jpeg" /></figure><blockquote>You are the sun in my life, the kind of light that makes everything brighter without even trying, because before you my days felt normal and a little gray, but now even the smallest moments feel warm just because you are in them.</blockquote><blockquote>and i do not think you realize how much you change my mood with one smile or how your presence alone can calm every storm inside me, and if i am the moon then it is only because i reflect the way you shine, because honestly without you i would feel incomplete, like a sky missing its light, and loving you feels like finally finding the reason my world glows the way it does.</blockquote><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=a57e3a717882" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Even though our relationship is over, being with you is the most exciting story to repeat.]]></title>
            <link>https://medium.com/@SwenniesyCarlie/even-though-our-relationship-is-over-being-with-you-is-the-most-exciting-story-to-repeat-166d3977c540?source=rss-75eb2bef6bfe------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/166d3977c540</guid>
            <category><![CDATA[heartbreak]]></category>
            <category><![CDATA[love]]></category>
            <category><![CDATA[poetry]]></category>
            <category><![CDATA[relationships]]></category>
            <dc:creator><![CDATA[Kaelan]]></dc:creator>
            <pubDate>Sun, 14 Dec 2025 01:53:05 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2025-12-14T01:53:29.456Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/736/1*mCUbOMbOMYM1O3ndGfWwcw.jpeg" /></figure><blockquote>Aku tak mengerti perasaan apa yang sedang memporak-porandakan pikiranku.. Aku tak memahami kegundahan apa yang sedang kupeluk dengan dalam.</blockquote><p>Anganku berjalan begitu jauh, membuka lembaran demi lembaran sajak pertemuan kita. Lalu aku bertanya apakah yang disebut <strong><em>kekal</em></strong> akan menjadi bagian kita??</p><p>(…) Sepertinya anganku sudah begitu <strong><em>jauh berkhayal.</em></strong> hingga aku lupa bahwa hanya Aku yang memeluk erat rasa Cinta, dan aku tak sadar bahwa perasaanmu hanya berlandaskan <strong><em>penasaran</em></strong> yang perlahan <strong><em>memudar</em>.</strong></p><p>50 kali Aku melangkah.. 500 kali wajahmu menghantui benakku. 1000 kali Aku menggali.. 10.000 kali suaramu bergema dalam lorong tanah, dan 100.000 kali Aku memejamkan mata. Berjuta-juta kali sukma rindu merasukku.</p><p>-satu detakan jantung tak berjumpa denganmu.. rasanya telah satu purnama kulalui. Ingin kutitipkan pada Adam sang penghuni Surga, Aku merindu ciptaan</p><p><strong><em>sang pencipta Alam raya.</em></strong></p><p>Bagian terbaik untuk jatuh Cinta adalah perasaan itu sendiri. Kamu pernah merasakan rasa sukanya. Sesuatu yang sulit dilukiskan oleh sang pelukis. Sulit disulam menjadi puisi oleh pujangga. Tidak bisa dijelaskan oleh mesin paling canggih sekalipun.</p><p>Bagian terbaik dari jatuh cinta bukan tentang memiliki. jadi, kenapa kamu harus sakit hati setelahnya? kecewa? marah? benci, cemburu.</p><p>Jangan-jangan karena kamu tidak pernah paham betapa indahnya jatuh Cinta.</p><ul><li>Aku tidak pernah menyesal menjatuhkan hatiku sejatuh-jatuhnya kepadamu. Aku tidak menyesal meletakkan segala perasaan hebat ini untukmu. <strong><em>Biarlah seisi dunia tak memberi ruang untuk kita, Aku tetap mencintaimu.</em></strong> Kalau kalaulah manusia bisa merekayasa hidupnya sendiri.. Aku, kamu. Pasti memilih berlayar di satu purnama. Di kedamaian yang tidak ada satupun bisa rusuh, bukan seperti sekarang. Kamu bukan lagi tempatku pulang, dan aku bukan lagi orang yang kau panggil setiap malam.</li></ul><p>Hingga keindahan usai.</p><p>Saatnya terbenam</p><p>Menghilang jauh dari pandangan</p><p>Menyelipkan pertemuan singkat.</p><p>Tersirat rindu dan bayang</p><p>Senja kini tenggelam oleh hujan</p><p>Gelap tergantikan oleh bulan</p><p>Kisah di penghujung cakrawala.</p><p>Meskipun hubungan kita sudah selesai tapi bersamamu adalah cerita yang paling seru untuk diulang, walaupun tokoh yang tersisa hanyalah diriku, kini aku berhasil menjauh dan tidak mengganggumu lagi. <strong><em>Namun, aku gagal untuk tidak merindukanmu setiap hari.</em></strong></p><p>Tak ada yang berubah, hanya jarak yang bertambah. Namun setiap angin yang lewat masih membawa <strong><em>namamu</em>,</strong> menyelinap di antara senja dan sunyi, seolah semesta tahu aku belum benar-benar sembuh darimu.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=166d3977c540" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
    </channel>
</rss>