<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0" xmlns:cc="http://cyber.law.harvard.edu/rss/creativeCommonsRssModule.html">
    <channel>
        <title><![CDATA[Stories by El - ditha &gt;33 on Medium]]></title>
        <description><![CDATA[Stories by El - ditha &gt;33 on Medium]]></description>
        <link>https://medium.com/@elviadithajulianti?source=rss-21f373fb168b------2</link>
        <image>
            <url>https://cdn-images-1.medium.com/fit/c/150/150/1*fJ4NwqgbK6R5hoPxkmzh8Q@2x.jpeg</url>
            <title>Stories by El - ditha &amp;gt;33 on Medium</title>
            <link>https://medium.com/@elviadithajulianti?source=rss-21f373fb168b------2</link>
        </image>
        <generator>Medium</generator>
        <lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 19:20:16 GMT</lastBuildDate>
        <atom:link href="https://medium.com/@elviadithajulianti/feed" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <webMaster><![CDATA[yourfriends@medium.com]]></webMaster>
        <atom:link href="http://medium.superfeedr.com" rel="hub"/>
        <item>
            <title><![CDATA[- Di antara riuh, kamu ketenangan yang aku temukan]]></title>
            <link>https://medium.com/@elviadithajulianti/di-antara-riuh-kamu-ketenangan-yang-aku-temukan-8e824267344a?source=rss-21f373fb168b------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/8e824267344a</guid>
            <dc:creator><![CDATA[El - ditha >33]]></dc:creator>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 16:44:47 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-05-14T17:18:08.162Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/450/1*RCmXyqpQ3d5PGgzW5z99zg@2x.jpeg" /></figure><p>Tolong hidup lebih lama, dan tetaplah menjadi jiwa yang bahagia. semoga setiap doa yang kulangitkan menemukan jalannya sendiri menuju pemilik semesta, tanpa terhalang luka, jarak, ataupun waktu yang keras.</p><p>Aku berharap dunia memelukmu dengan hangat yang tidak pernah habis, hangat yang mampu membuat lelahmu pulang dan matamu lupa caranya menyimpan sedih. Jika suatu hari kamu merasa kehilangan arah, ingatlah bahwa ada seseorang yang pernah menjadikanmu alasan untuk percaya bahwa tenang itu nyata adanya.</p><p>Sebab di antara riuh manusia dan bising dunia yang tidak pernah benar-benar diam, kamu datang seperti senja yang sederhana – tidak banyak meminta perhatian, namun mampu menenangkan seluruh isi kepala.</p><p>Dan aku adalah saksi bahwa ketenangan jiwa bisa ditemukan pada seseorang, pada tatap yang lembut, pada suara yang tidak meninggi, dan pada hadirmu yang selalu terasa seperti rumah.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=8e824267344a" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
    </channel>
</rss>