<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0" xmlns:cc="http://cyber.law.harvard.edu/rss/creativeCommonsRssModule.html">
    <channel>
        <title><![CDATA[Stories by Sherina Febria Sri Putri on Medium]]></title>
        <description><![CDATA[Stories by Sherina Febria Sri Putri on Medium]]></description>
        <link>https://medium.com/@sherinafebria114?source=rss-3f0531b0abeb------2</link>
        <image>
            <url>https://cdn-images-1.medium.com/fit/c/150/150/0*R3Dciab4z-zTMG3F</url>
            <title>Stories by Sherina Febria Sri Putri on Medium</title>
            <link>https://medium.com/@sherinafebria114?source=rss-3f0531b0abeb------2</link>
        </image>
        <generator>Medium</generator>
        <lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 02:00:44 GMT</lastBuildDate>
        <atom:link href="https://medium.com/@sherinafebria114/feed" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <webMaster><![CDATA[yourfriends@medium.com]]></webMaster>
        <atom:link href="http://medium.superfeedr.com" rel="hub"/>
        <item>
            <title><![CDATA[Defisit Kalori ala Anak Kos : Makan Murah dan Sehat Untuk Menurunkan Berat Badan]]></title>
            <link>https://medium.com/@sherinafebria114/defisit-kalori-ala-anak-kos-makan-murah-dan-sehat-untuk-menurunkan-berat-badan-038692b052b1?source=rss-3f0531b0abeb------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/038692b052b1</guid>
            <category><![CDATA[tips-dan-trik]]></category>
            <category><![CDATA[menurunkan-berat-badan]]></category>
            <category><![CDATA[anakkost]]></category>
            <category><![CDATA[diet]]></category>
            <category><![CDATA[kesehatan]]></category>
            <dc:creator><![CDATA[Sherina Febria Sri Putri]]></dc:creator>
            <pubDate>Tue, 07 Oct 2025 07:05:25 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2025-10-07T07:05:25.547Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Defisit Kalori ala Anak Kos : Makan Murah dan Sehat Untuk Menurunkan Berat Badan</strong></h3><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/612/1*YoZ5ANE-C3A_v2K7xG5rsQ.jpeg" /><figcaption>Wanita muda memegang sepiring sarapan gaya skandinavia (Sumber : istockphoto.com)</figcaption></figure><p>STOP merasa bersalah! Tiap lihat teman pamer salad mahal, Sobat Sehat langsung berpikir, “Ah, diet sehat cuma buat yang dompetnya tebal.” Padahal, kunci untuk kurus dan sehat itu tidak ada hubungannya dengan makanan <em>fancy</em>. Sebagai anak kos, kamu hanya butuh satu konsep sederhana yang 100% gratis yaitu <strong>Defisit Kalori</strong>. Siap bongkar rahasia diet sehat modal tahu, tempe, dan telur?</p><h4><strong>Pahami Apa Itu Defisit Kalori</strong></h4><blockquote><strong>Defisit kalori</strong> berarti jumlah kalori yang kamu makan setiap hari lebih sedikit daripada yang tubuhmu perlukan. Misalnya, jika tubuhmu memerlukan 2.000 kalori setiap hari, maka kamu hanya perlu makan sekitar 1.500 hingga 1.700 kalori.</blockquote><p>Eitsss tapi, jangan sampai berlebihan ya, karena bisa membuatmu cepat capek. Nah, kalau sudah paham konsep ini tinggal praktiknya. Tenang ngga ribet kok!</p><h4><strong>Panduan Defisit Kalori</strong></h4><p>Banyak orang mikir diet harus mahal dengan <em>meal plan fancy</em>, salad instan, atau suplemen. Padahal, tahu, tempe, telur, atau sayur sederhana aja udah cukup banget. Yang bikin mahal sering kali bukan kebutuhan dasarnya, tetapi ekspektasi kalau harus “ikut gaya” biar kelihatan sehat. Faktanya tubuh kita sama sekali nggak peduli makanannya <em>instagramable</em> atau nggak yang penting sesuai kebutuhan kalori dan gizinya tetap terpenuhi. Berikut ini panduan yang harus dipahami.</p><ol><li><strong>Memperbanyak Konsumsi Protein dan Serat.</strong></li></ol><p>Kedua kandungan tersebut akan mempertahankan rasa kenyang lama. Maka dari itu, bisa menahan keinginan makan secara berlebihan. Makanan yang protein tinggi seperti tahu, tempe, daging tanpa lemak, dan telur. Sedangkan, makanan yang tinggi serat misalnya sayur.</p><p>2<strong>. Mengurangi Asupan Karbohidrat Sederhana</strong></p><p>Makanan seperti roti tawar dan nasi dapat memicu peningkatan gula darah dan lapar. Sobat Sehat disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan kacang-kacangan.</p><p><strong>3.</strong> <strong>Rutin Berolahraga</strong></p><p>Selain memperhatikan asupan kalori, hal penting lainnya yaitu olahraga rutin. Olahraga berkontribusi dalam menurunkan dan mengontrol berat badan. Dengan langkah ini, membantu membakar kalori sehingga bisa mengurangi jumlah kalori. Misalnya jalan kaki, senam aerobik, lompat tali, dan yang sedang <em>viral </em>yaitu pilates.</p><h4><strong>Terapkan Trik Pengaturan Intermittent Fasting</strong></h4><p>Sobat sehat, perlu diingat selain mengatur jenis makanan dianjurkan untuk bisa mengatur makan agar mempermudah defisit kalori yaitu dengan <strong><em>intermittent fasting.</em></strong></p><blockquote><strong>Intermittent fasting</strong> adalah pola makan di mana kamu berpuasa selama 16 jam dan punya window makan selama 8 jam.</blockquote><p>Contoh pola IF 16/8:</p><p>Mulai makan : pukul 10.00 WIB</p><p>Selesai makan : pukul 18.00 WIB</p><p>Puasa : setelah jam 6 sore sampai jam 10 pagi keesokan harinya.</p><p>Kenapa trik ini cocok untuk anak kos? Trik <em>simple</em> ini agar kamu terhindar dari kebiasaan ngemil di malam hari dan hanya perlu menyiapkan makanan untuk dua hingga tiga kali porsi dalam 8 jam. Selama 16 jam berpuasa hanya boleh minum air putih, teh tawar, atau kopi hitam tanpa gula.</p><h4><strong>Pantangan Defisit Kalori</strong></h4><ol><li><strong>Mengurangi minyak goreng</strong></li></ol><p>Sobat sehat sebaiknya ganti metode memasak dengan rebus atau kukus. Ini bukan hanya menghemat kalori saja, tetapi juga menghemat uang bulananmu.</p><p><strong>2. Hindari makan camilan lebih dari 2 kemasan</strong></p><p>Yaps, betul sobat sehat. Karena kandungan kalori dalam camilan rata-rata lebih dari 80 kalori. Makan camilan berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori, gula, dan garam dalam tubuh sehingga menyebabkan obesitas, masalah pencernaan, dan mengganggu keseimbangan nutrisi tubuh.</p><blockquote>Wah bayangin kalo sobat sehat makan cemilan 5 kemasan dalam sehari.</blockquote><p><strong>3. Hindari minuman instan/berwarna</strong></p><p>Hidup sehat perlu jauhi kopi kekinian, minuman kemasan, atau air berperisa. Mengapa demikian? Minuman tersebut hanya kalori kosong dan bisa menyebabkan <strong><em>sugar rush </em></strong>(lonjakan energi diikuti kelelahan). Pilih air putih atau kopi hitam tanpa gula.</p><p><strong>4. Batasi makanan instan dan kemasan</strong></p><p>Makanan kemasan seperti sosis atau <em>nugget</em> biasanya tinggi akan natrium, kalori, dan rendah nutrisi.</p><h4><strong>Rekomendasi Menu Hemat dan Sehat</strong></h4><p>Jika ikuti tips ini dengan konsisten, jangan kaget kalau angka di timbangan pelan-pelan turun.</p><ul><li><strong>Menu sarapan (pukul 10.00 WIB)</strong></li></ul><p>Oatmeal sachet (tanpa gula tambahan)</p><p>Telur rebus</p><ul><li><strong>Menu makan siang</strong></li></ul><p>Nasi secukupnya</p><p>Tempe bacem (2 potong)</p><p>Tumis tauge</p><ul><li><strong>Menu makan sore (pukul 17.30–18.00WIB)</strong></li></ul><p>Nasi secukupnya</p><p>Pepes tahu (2 potong)</p><p>Sayur bening ( bayam atau sop)</p><blockquote>*Rekomendasi ini bisa divariasikan asal sesuai dengan pedoman defisit kalori.</blockquote><h4><strong>Tips Belanja Cerdas</strong></h4><p>Tips supaya uang bulananmu tetap aman dan defisit kalori tetap berjalan :</p><ul><li><strong>Fokus ke tiga serangkai</strong> : Tempe, tahu, dan telur stok wajib. Selain tinggi protein juga ekonomis.</li><li><strong>Prioritaskan sayur musiman</strong> : Beli sayuran yang murah dan mudah didapat. Contohnya kangkung, bayam, atau tauge.</li><li><strong>Ganti buah fancy</strong> : Jeruk, pepaya, atau pisang adalah buah lokal terbaik yang kaya gizi dan ekonomis.</li></ul><h4><strong>Kesimpulan</strong></h4><p>Jadi, sehat itu nggak harus mahal. Anak kos dengan segala keterbatasannya masih tetap bisa fit, kantong aman, badan terjaga dengan trik sederhana. Ingat, kuncinya ada di konsistensi, bukan makanan <em>fancy</em>.</p><p>Yuk, mulai sekarang terapkan pola hidup sehat tanpa bikin dompet nangis karena badan sehat adalah investasi terbaik untuk masa depan.</p><p>Kalau kamu anak kos, kira-kira menu sehat hemat apa yang paling sering kamu masak? Share di kolom komentar ya 😉</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=038692b052b1" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Mengenal Lebih Dekat Tentang Operasi Bariatrik]]></title>
            <link>https://medium.com/@sherinafebria114/mengenal-lebih-dekat-tentang-operasi-bariatrik-765d7337bab9?source=rss-3f0531b0abeb------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/765d7337bab9</guid>
            <category><![CDATA[bariatric-surgery]]></category>
            <category><![CDATA[obesity]]></category>
            <category><![CDATA[health]]></category>
            <category><![CDATA[diet]]></category>
            <category><![CDATA[kesehatan]]></category>
            <dc:creator><![CDATA[Sherina Febria Sri Putri]]></dc:creator>
            <pubDate>Tue, 07 Oct 2025 06:17:18 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2025-10-07T06:17:18.217Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/612/1*B2bpc6pIi1Mc1k4BxsSU7A.jpeg" /><figcaption>Ahli bedah melakukan operasi di ruang operasi (Sumber: istockphoto.com)</figcaption></figure><p>Nama-nama seperti Melly Goeslaw, Natalie Holscher, hingga selebgram Shindy Samuel sempat jadi sorotan publik bukan karena karya terbaru mereka, melainkan karena keputusan besar menjalani <strong><em>operasi bariatrik</em></strong>.</p><p>Perubahan penampilan yang drastis membuat banyak orang penasaran, apa sebenarnya operasi bariatrik itu, manfaat operasi bariarik, dan mengapa para artis memilih jalan medis ini dibanding diet dan olahraga biasa?​​</p><p>Operasi bariatrik memang bukan hal baru di dunia medis, tetapi semakin dikenal luas karena keterbukaan para publik figur yang membagikan pengalamannya. Mari kita telusuri lebih dekat tentang operasi ini, manfaat, dan pertimbangannya bagi kesehatan.</p><h4><strong>​​Apa sih operasi bariatrik itu?</strong></h4><p><strong>Operasi bariatrik</strong> adalah satu prosedur untuk mengatur obesitas dalam pengertian murni obesitas di faktor hormonal, penyerapan, dan volume lambung. Operasi ini ditunjukkan kepada pasien dengan<strong> indeks massa tubuh (IMT)</strong> antara 30 sampai 35 yang selalu gagal menurunkan berat badan dengan berbagai metode. Selain itu, disarankan kepada pasien dengan <strong>penyakit penyerta</strong> seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan sleep apnea.</p><h4><strong>​​Jenis Operasi Bariatrik Paling Populer</strong></h4><ol><li><strong>Roux-en-Y Gastric Bypass</strong></li></ol><p>Operasi yang berfokus pada pengurangan penyerapan. Operasi ini bekerja dengan cara menciptakan kantong lambung kecil dan menghubungkannya langsung ke usus halus.</p><p><strong>2. Sleeve Gastrectomy</strong></p><p>Prosedur ini sedang marak di seluruh dunia. Cara kerjanya dengan memotong sekitar 70% volume lambung untuk mengurangi volume lambung sehingga bisa kenyang lebih cepat.</p><blockquote><strong>Menurut dr. Abdul Gafoor Mubarak</strong>, pakar bedah bariatrik di Pulau Penang, Gastrectomy sering disarankan oleh dokter karena selain manfaat nya yang bagus tetapi juga proses pemulihannya cepat. ​</blockquote><p>Eitss, tapi perlu diingat jika operasi bariatrik bukan bermaksud menurunkan berat badan sampai hanya terlihat tulangnya tetapi secara wajar dan berangsur-angsur.</p><h4><strong>​​Manfaat Operasi Bariatrik</strong></h4><p><strong>1. Menurunkan Berat Badan</strong></p><blockquote><strong>Menurut dr. Abdul Gafoor Mubarak</strong>, menyatakan bahwa bedah bariatrik bisa mengurangi porsi makanan sehingga lebih cepat kenyang dan membatasi kalori yang diserap tubuh, serta mengubah hormon tubuh yang mengatur nafsu makan.</blockquote><p>Progres dari pembedahan ini dimulai dari bulan pertama berat badan berkurang 5–12 kg. Penurunan tersebut berlanjut sampai 1 tahun.</p><p><strong>​2. Mengurangi diabetes​​​</strong></p><p>Kabar baik nih, bagi penderita gula darah yang tinggi. Operasi bariatrik terutama bypass bukan hanya membantu mengurangi asupan kalori, tetapi juga mengubah respons hormon usus. Perubahan hormon ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin secara drastis sehingga kadar gula darah membaik.</p><blockquote>Dilansir dari CNN Indonesia, Melly Goeslaw menyatakan bahwa dirinya disarankan oleh dokter untuk melakukan tindakan ini untuk menurunkan kadar gula darah. Melly goeslaw membuktikan kadar gula nya turun dari 200 ke 95.</blockquote><p><strong>3. Perbaikan Kualitas Hidup</strong></p><p>Prosedur ini membantu mengurangi risiko penyakit penyerta lain seperti tekanan darah tinggi, sleep apnea, dan nyeri sendi kronis.</p><p>​</p><h4><strong>​Efek Samping</strong></h4><ul><li><strong>Efek samping awal</strong> : ​Mual, muntah, atau diare terutama jika makan dengan porsi terlalu besar.</li><li>​<strong>Risiko kekurangan vitamin atau mineral</strong> : Adanya modifikasi pada usus menyebabkan risiko kekurangan vitamin dan mineral seperti B12, zat besi, dan kalsium.</li><li>​<strong>Luka operasi yang butuh pemulihan : </strong>Selama masa pemulihan, pasien dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas fisik dan olahraga berat hingga 6 minggu pascaoperasi.</li><li>​<strong>Perubahan pola makan seumur hidup</strong> : Pasien harus berkomitmen pada pola makan kecil dan teratur, mengunyah perlahan, dan menghindari minuman manis berkalori tinggi.</li></ul><h4><strong>Kesimpulan</strong></h4><p>Operasi bariatrik memang bisa menjadi jalan pintas untuk menurunkan berat badan bahkan menyelamatkan nyawa bagi penderita obesitas dan diabetes. Namun, prosedur ini bukan tanpa risiko. Efek samping, biaya,dan perubahan gaya hidup permanen adalah hal yang harus dipikirkan matang matang.</p><p>Jadi, sebaiknya konsultasi dengan dokter dan pahami konsekuensinya. Ingat! tidak ada cara instan menuju tubuh sehat. Operasi hanyalah satu jalan sementara pola hidup sehat tetap menjadi kunci utama.</p><p>Menarik, kan? Kalau kamu punya pengalaman atau pendapat tentang operasi bariatrik, tulis di kolom komentar ya! 😉</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=765d7337bab9" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
    </channel>
</rss>