<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0" xmlns:cc="http://cyber.law.harvard.edu/rss/creativeCommonsRssModule.html">
    <channel>
        <title><![CDATA[Stories by Sherlyas on Medium]]></title>
        <description><![CDATA[Stories by Sherlyas on Medium]]></description>
        <link>https://medium.com/@sherlya3s7477?source=rss-6a068ec9680a------2</link>
        <image>
            <url>https://cdn-images-1.medium.com/fit/c/150/150/0*49isxFt6KFOQaxap</url>
            <title>Stories by Sherlyas on Medium</title>
            <link>https://medium.com/@sherlya3s7477?source=rss-6a068ec9680a------2</link>
        </image>
        <generator>Medium</generator>
        <lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 19:20:16 GMT</lastBuildDate>
        <atom:link href="https://medium.com/@sherlya3s7477/feed" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <webMaster><![CDATA[yourfriends@medium.com]]></webMaster>
        <atom:link href="http://medium.superfeedr.com" rel="hub"/>
        <item>
            <title><![CDATA[Ku pandangi langit yang sama dengan mu.]]></title>
            <link>https://medium.com/@sherlya3s7477/ku-pandangi-langit-yang-sama-dengan-mu-f43c3cc2798a?source=rss-6a068ec9680a------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/f43c3cc2798a</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Sherlyas]]></dc:creator>
            <pubDate>Thu, 14 May 2026 13:18:41 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-05-14T13:20:06.969Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/735/1*X_gceqBVolYMPakPTURAJw.jpeg" /><figcaption>https://pin.it/2xiuq6kln</figcaption></figure><p>Di sudut desa yang riuh akan suara kanak-kanak berlarian, angin berhembus riang. Kupandangi mereka dari balik labirin rasa, mataku tak henti-hentinya menatap sang cakrawala, meneliti buliran-buliran fana.</p><p>Kuteringat akan bait pesanmu.<br>Tentang waktu yang katanya akan menyembuhkan segala rindu, tentang jarak yang katanya hanya angka semu. Namun semakin senja menjingga, semakin kusadari bahwa beberapa nama memang tinggal lebih lama di kepala.</p><p>Ku teliti lagi cakrawala itu, seolah ingin menuntaskan seluruh rasa penasaranku; apakah kita benar-benar berada di bawah langit yang sama? Sebab entah bagaimana, waktu terus berjalan sementara kita tak kunjung bersua.</p><p>Langit perlahan berubah warna. Burung-burung kembali ke sarangnya, sementara aku masih di sini, memunguti kenangan yang jatuh satu per satu bersama desir angin. Seakan semesta sengaja menitipkanmu pada tiap hal kecil yang kutemui.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=f43c3cc2798a" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
    </channel>
</rss>