Ssst…. Ini Rahasianya Andri Yadi (CEO DyCode) Berhasil Membentuk Startup Terkenal

Memang benar faktanya, jika akan membentuk suatu startup yang dibutuhkan ialah mentalitas. Mental yang kuat merupakan salah satu hal yang dapat mendukung agar startup kamu berkembang dan menjadi kuat. Hal ini telah dibuktikan oleh Andri Yadi, selaku CEO DyCode.

Dycode | Dynamic Code

Andri Yadi yang sudah merantau sejak SMP dari Belitung, sejak 2007 sempat membangun beberapa perusahaan, namun gagal. Tak hanya sampai disitu, berawal dengan enam co founder di 2007, setahun berikutya tinggal tiga orang saja. Hal itu tidak membuatnya patah semangat, ia malah kekeuh dengan bisnisnya tersebut, salah satunya ia tunjukan dengan menolak ajakan menjadi Direktur Teknis, di dua perusahaan terkemuka di Dunia.

Andri Yadi pun berhasil bangkit dan menjadikan DyCode sebagai perusahaan developer yang dikenal banyak orang. Ingin tahu bagaimana caranya Andri Yadi mampu mengembangkan bisnisnya? Berikut ini, Andri Yadi pun membeberkan 6 rahasia agar startup kamu bisa berkembang,

1. Look What You Have

Saat kamu sedang dimasa kritis, bisa saja kamu menyerah untuk mengakhiri startup kamu. Namun, hal ini tidak berlaku untuk Andri Yadi, meskipun saat itu DyCode dililit hutang hampir Rp. 500 juta, beliau mampu bangkit dengan melihat berbagai perhargaan yang sudah didapat. Selama 8 tahun, Dycode mampu mendapatkan 10 penghargaan, 110 project, dan 3 billion years revenue.

2. Entrepreneurship is not for everyone

Startup memang sudah menjamur, namun bukan berarti kamu mengurungkan niat kamu untuk mendirikan startup, bukan? Tidak ada kata terlambat. Membentuk bisnis memanglah susah, namun membentuk team ternyata jauh lebih susah.

3.Scale up the business, not the team

Saat perkumpulan startup, pastinya selalu ada saja pertanyaan,” sudah berapa orang sekarang teamnya?” pernah merasakan seperti itu? yang biasanya lantang menjawab yang memiliki team dengan jumlah banyak. Faktanya, yang paling penting adalah berapa banyak masalah yang bisa kamu pecahkan, bagaimana bisnis kamu berkembang, jadi banyaknya team bukanlah suatu kebanggaan loh. Disaat bisnis kamu sudah berkembang, team dan investasi akan mengikutimu.

4. You’ll see the partner

grasak grusuk, bagiin kartu nama kesana kesini disetiap pertemuan. Jika kamu sering melakukan hal tersebut, namun hasilnya nihil, sebaiknya sudah waktunya kamu hentikan. Kesempatan akan ada waktunya, dan kamu akan menemukan partner kamu. Oleh karena itu jangan terburu-buru, karena yang paling penting adalah menemukan partner yang tepat.

5. The best marketing is education

Ide didapatkan dari sharing. Bagaimana yang sudah berpengalaman memberikan ilmu dan pengalamannya, dan kamu bisa mendapatkan point-point nya yang bisa kamu gunakan untuk mengembangkan startup kamu.

Forum Web Anak Bandung

Yulia Amaliah NH, S.Ikom
@yuliaanh
Content Editor

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.