DiKlaim Sebagai Media Komunikasi Para Teroris, Pemerintah Indonesia Blokir Telegram

Didik Fatmoko
Jul 20, 2017 · 2 min read

Sejak akhir pekan lalu, tepatnya pada hari Jum’at (14/7), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah memblokir aplikasi pesan Telegram. Pemerintah menklaim bahwa aplikasi pesan tersebut dianggap memuat propaganda radikalisme, terorisme, kebencian, dan gambar yang mengganggu (disturbing image), yang bertentangan dengan peraturan di Indonesia.

Telegram diketahui memang sering dimanfaatkan teroris untuk berkomunikasi tanpa terlacak, terutama ISIS. Hal tersebut didukung oleh kesaksian salah satu pelaku teroris Dian Yulia Novi yang mengakui mendapat perintah langsung dari Bachrun melalui Telegram untuk menyerang Paspampres. Dian dan suaminya yang ditangkap sehari sebelum peledakkan bom juga menyatakan bahwa sering menggunakan aplikasi ini untuk berkomunikasi dengan anggota teroris lain. (tempo.co)

Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan menyampaikan aplikasi Telegram ini dapat membahayakan keamanan negara karena tidak menyediakan SOP dalam penanganan kasus terorisme.

Pemblokiran itu sendiri saat ini baru sebatas Domain Name System (DNS), diantaranya: t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org. Akibatnya aplikasi pesan Telegram tidak bisa diakses melalui web (komputer). Akan tetapi, berdasarkan pantaun tim Geekgarden, sampai hari ini Senin (17/7) kami masih bisa mengakses telegram melalui ponsel.

Kabar pemblokiran Telegram menjadi viral di sosial media dan sampai ke telinga pendiri aplikasi tersebut, Parel Durov, Rusia. Melalui sosial media twitter, Durol berjanji akan melakukan investigasi terkait pemblokiran tersebut, karena pihaknya mengaku tidak pernah mendapat komplain atau pun permintaan pemblokiran Telegram di Indonesia.

written by Lia

GeekGarden Software House

)
    Didik Fatmoko

    Written by

    GeekGarden Software House

    software house based in Yogyakarta

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade