Beberapa Tips agar komunikasi dengan klien berjalan lancar.

Beberapa hari yang lalu saya ngobrol dengan Thomas Budiman tentang keseharian dia saat ini, terutama dalam hal pekerjaan. Saat ini Thomas tergabung dalam Tim Hanno. Dan Thomas bekerja secara remote.

Setelah beberapa saat mengobrol, sampailah pada bahasan komunikasi dengan klien. Bahasan ini cukup menarik, karena saya masih merasa cara berkomunikasi saya dengan klien masih kurang bagus.

Lalu saya meminta Thomas untuk menceritakan bagaimana saat dia berkomunikasi dengan klien.

Dari obrolan tersebut saya mendapatkan beberapa poin, agar komunikasi dengan klien terjalin dengan baik dan berdampak pada lancarnya pengerjaan project.


1. Jaga selalu komunikasi untuk mengurangi asumsi

“Saya bercerita bahwa saya adalah tipe orang yang menyelesaikan pekerjaan dulu, baru menghubungi klien untuk memberikan update.”

Tapi ternyata hal itu bisa menjadi blunder, karena ketika kita mengerjakannya memerlukan waktu yang lama dan tidak ada komunikasi sama sekali dengan klien, maka klien bisa berasumsi macam-macam.

Sebaiknya walaupun baru setengah jalan, tetap berikan update ke klien. agar klien mengetahui progress pengerjaannya sampai dimana. Dan dengan memberi update ke klien secara berkala, feedback yang diberikan dari klien bisa menjadi panduan kita dalam melanjutkan pekerjaan.

“Komunikasi ke klien itu enggak harus menunggu pekerjaan selesai. Malah sebisa mungkin dilakukan terus menerus. Karena gua rasa design bukan hanya deliver things tapi juga proses — Thomas Budiman”

2. Jika ada masalah atau hambatan, langsung beritahu ke klien

Listrik rumahmu padam?, langsung beritahu ke klien. Ada kendala dengan laptopmu?, langsung beritahu ke klien. Hehhee… itu tadi cuma contoh-contoh lebay.

Tapi poin nya adalah jika kamu mengalami hambatan dalam mengerjakan design atau apapun, langsung beritahu ke klien.

Dari situ klien bisa mengetahui apa kendalanya, jadi jika saat itu tidak bisa ditemukan solusinya. Klien bisa segera membuat rencana B agar project nya tetap berjalan dengan lancar.


3. Give low expectation, Deliver more

Jika kamu merasa bisa mengerjakan task A,B,C dalam 7 hari. Maka katakanlah ke klien bahwa kamu bisa mengerjakannya dalam 10 hari.

Lalu yang 3 hari mau males-malesan?. Hehhehe.. bukan. 3 hari adalah antisipasi jika kita menghadapi sesuatu yang tidak kita duga di saat tengah tengah proses pengerjaan. Dan jika ternyata kita bisa mengerjakannya dalam 7 hari, maka itu akan menjadi poin plus untuk kita :)

Satu hal yang perlu diingat adalah jangan sampai memberikan ekspektasi berlebih hanya karena ingin klien senang. Karena, itu nanti bisa menjadi blunder. ketika ternyata kita tidak bisa men-deliver sesuatu yang kita janjikan.


Itu tadi adalah beberapa tips agar komunikasi dengan klien lancar, Punya tips lainnya? Share yuk di kolom komentar :D

Terima kasih :)

Like what you read? Give Dwinawan a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.