source: pexels.com

Untuk bikin sketsa awal, lebih baik Pena, Spidol, Balsamiq, Sketch atau Photoshop?

Pernah mencoba membuat sketsa awal(wireframe) di Photoshop atau Sketch?. Saya pernah membuat sketsa awal di Sketch, niatnya sih biar cepet, Tapi malah melenceng jauh dari tujuan awal :))

Tujuan awal membuat sketsa adalah untuk mengumpulkan ide sebanyak-banyaknya. Tapi setelah mulai membuat sketsa awal di Sketch, yang tadinya seperti ini:

Sketsa awal

Malah menjadi seperti ini:

jadi kayak gini :))

Entah kenapa setelah selesai satu sketsa, malah enggak mulai bikin sketsa yang lain, tapi malah fokus mendetailkan sketsa yang sudah ada. Jadi tujuan awal mau mengumpulkan ide sebanyak-banyaknya malah tidak tercapai :))

Hal ini mungkin karena mendesign di Sketch mendorong designer untuk membuat tampilan secantik mungkin, walaupun masih dalam tahap sketsa.

Tapi jujur, ada kepuasan tersendiri menghasilkan sketsa yang detail seperti diatas, hehehe… :D


Beberapa saat yang lalu membaca buku rework nya oom Jason Fried yang membahas tentang pembuatan sketsa dan menemukan poin yang sama.

When we start designing something, we sketch out ideas with a big, thick Sharpie marker, instead of a ballpoint pen. Why? Pen points are too fine. They’re too high-resolution.
They encourage you to worry about things that you shouldn’t worry about yet, like perfecting the shading or whether to use a dotted or dashed line. You end up focusing on things that should still be out of focus
Rework— Halaman 74

Disini oom Jason Fried menjelaskan, ketika memulai mendesain sesuatu lebih baik menggunakan spidol daripada pena.

Pena atau ballpoint (bolpen) memiliki garis yang lebih tipis dan kecil, sehingga mendorong kita sebagai desainer untuk membuat sesuatu dengan detail.

Menggunakan spidol | source: pexels.com

Sedangkan spidol atau marker menghasilkan garis yang lebih tebal, sehingga tidak mendorong kita untuk memikirkan detail sketsa-nya. Dan tetap menjaga fokus kita ke gambaran besarnya.

Mungkin hal itulah yang membuat tampilan balsamiq memilki garis yang tebal tebal.

Tampilan sketsa balsamiq dengan garis yang tebal tebal | source: balsamiq.com

Jadi bagus mana?

Terserah Anda :) , setiap desainer tentu memiliki kondisi yang berbeda-beda. Ada yang berkejaran dengan waktu, Ada yang mengejar deadline dan banyak kondisi lainnya.

Anda sendiri yang tahu betul mana yang cocok untuk memulai sketsa awal. Tapi selalu ingat, bahwa tujuan sketsa bukanlah menghasilkan tampilan yang cantik, tapi mengumpulkan ide-ide yang akan mempercepat proses kerja Anda kedepannya :)

Happy Sketching! :D


Punya pengalaman seru saat memulai sketsa?, Yuk diskusi di kolom komentar :D