Dear Designer, jaga kesehatan dengan Manajemen Waktu

“Sehat”

Terdengar sederhana, dan kurang menarik. Karena memang kesehatan terasa kurang menarik ketika sedang sehat. Tetapi akan sangat terasa menarik ketika sedang sakit.

Kesehatan adalah senjata utama seorang designer. Sejago apapun seorang designer, kalau sedang sakit ya tidak bisa bekerja secara maksimal.

Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan bagi para designer…


1. Daripada begadang, mending bangun pagi lebih awal

Siapa yang sering bekerja hingga jam 2 pagi? atau mungkin sampai jam 3 pagi?.

Begadang sambil mengerjakan sesuatu memang terasa nikmat dan keren, tetapi jika hal ini dilakukan secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama, bisa membuat kesehatan terganggu.

Saya pernah mengalami pembengkakan hati (cuma sedikit) akibat terlalu mem-forsir diri dalam bekerja hingga dini hari.

Rasanya seperti apa ketika hati mengalami pembengkakan? Duduk selama 5 menit terasa seperti lari sebanyak 5 kali memutari lapangan bola.

Begadang boleh boleh saja, asalkan tidak setiap hari.

Daripada begadang, mending bangun pagi lebih awal

Salah satu nikmat bekerja pada dini hari adalah suasananya tenang, hawa nya adem, rasanya bisa menjaga fokus. Jika kamu memang mencari suasana seperti itu coba terapkan pola baru seperti dibawah ini:

  1. Pukul 21:00 atau Pukul 22:00 mulai tidur,
  2. Pukul 03:30 atau Pukul 04:00 bangun,
  3. Ambil air minum dan mulailah bekerja.

Rasanya nikmat sekali, tubuh terasa fresh karena baru saja bangun tidur, suasana juga masih terasa tenang.

Jika kamu menerapkan pola seperti ini, keuntungan lainnya adalah:

  • Bisa merasakan saat saat ketika matahari terbit
  • Hari terasa lebih panjang
  • Lebih produktif

2. Usahakan punya jam kerja

Dulu saat saya bekerja sebagai Freelancer, saya berpikir bahwa seorang freelancer haruslah :

  • Memiliki jam kerja yang fleksibel,
  • Mengikuti jam kerja klien yang berada di timezone yang berbeda
  • Ketika klien membutuhkan design, kapanpun itu maka harus bersiap siap untuk bekerja sekalipun itu pada malam hari

Dan semua itu membuat saya merasa lebih capek daripada saat bekerja kantoran.

Walaupun jam kerja nya fleksibel, tetapi ketika bekerja di malam hari tetap saja tubuh sudah terasa capek, karena sebagian besar energi sudah digunakan untuk beraktivitas di siang hari.

Jadi walaupun profesi kita adalah seorang Freelancer, usahakanlah untuk memiliki jam kerja yang normal. Beritahukan kepada calon klien hari apa kita biasa bekerja dan pada jam berapa kita mulai bekerja dan berhenti bekerja.

Beberapa keuntungan dengan memiliki jam kerja:

  • Work Life Balance yang terjaga
  • Bisa leluasa membuat janji dengan teman atau keluarga karena jam kerja yang jelas. Sehingga tidak ada kasus sedang jalan jalan ke Mall tiba tiba dihubungi klien untuk membuat design baru.

3. Weekend, gunakan waktu untuk bersantai sejenak

Kamu telah menggunakan tubuh dan pikiran untuk bekerja selama senin hingga jumat/sabtu. Maka pada akhir pekan, istirahatlah sejenak.

Tubuh dan pikiranmu berhak untuk sejenak melupakan segala hal tentang pixel perfect, color pallete, padding, margin dan lain lain.

Pada akhir pekan, pilih aktivitas yang menyenangkan. Tidur sepanjang hari, nonton film, baca komik, baca novel, jogging, bersepeda, memanjat pohon mangga atau…. memanjat pagar

Dengan mengistirahatkan tubuh dan pikiran pada akhir pekan, akan membuat hari senin terasa menyenangkan.


Selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)

Jika ada pertanyaan silahkan mengisi kolom komentar dibawah.


Jika temen temen ada waktu luang, boleh dong membantu mengisi survey untuk meningkatkan kualitas konten di medium insight ini

Link Survey → https://goo.gl/forms/k3kubwWedjsrS3Po2

Terima Kasih :)