Tips User Research, gunakan 5 Whys untuk mengetahui akar permasalahan

Cara ini sangat simple dan cukup efektif untuk mencari tahu akar permasalahan.

Kita cukup bertanya dengan menggunakan awalan “Why” atau “Kenapa” sebanyak 5 kali.

Sebenarnya enggak harus sampai 5 kali sih, intinya sampai akar permasalahannya diketahui.

Langsung saja….


Contoh 1— Saat melakukan usability testing, partisipan sempat kesulitan di halaman login.

Penguji: Kenapa Anda tadi sempat kesulitan di halaman login?
Partisipan: Iya tadi bingung nyari tombol login nya

Penguji: Kenapa Anda bingung mencari tombol login nya?
Partisipan: Soalnya warna tombol login nya enggak terlalu mencolok. Lumayan nge-blend dengan konten konten di sekitar nya. Jadi lumayan butuh waktu untuk mencari tombol login nya

Dengan menanyakan 2 kali “Why” Penguji telah mengetahui akar permasalahan kenapa partisipan kesulitan di halaman login.

Akar permasalahannya adalah karena Tombol login yang warna nya tidak terlalu mencolok sehingga membuat partisipan membutuhkan waktu yang lama untuk mencarinya.


Contoh 2— Motor Adi Rusak

Budi: Kenapa motor nya Di?
Adi: Rusak Bud, enggak mau nyala.

Budi: Kenapa kok enggak mau nyala?
Adi: Tadi udah diperiksa, ternyata mesin motor nya ada yang rusak.

Budi: Kenapa kok mesin motor nya sampai ada yang rusak?
Adi: Soalnya kemaren, oli di mesin motor nya habis. Tapi tetep dipake motornya.

Budi: Kenapa kok sampai oli di mesin motornya habis?
Adi: Iya, soalnya aku lupa ngecek oli di mesin motor nya masih atau enggak.

Dengan menanyakan 4 kali “Why” Budi telah mengetahui akar permasalahan dari rusaknya motor Adi.

Akar permasalahannya adalah karena Adi lupa memeriksa oli di mesin motornya.


Semoga bermanfaat :)