Javan Cipta Solusi
Published in

Javan Cipta Solusi

Overcome The Childish Mind

Zen Habits: Mastering The Art of Change oleh Leo Babauta

Akhir-akhir ini saya sedang membaca buku berjudul Zen Habits: Mastering The Art of Change karya Leo Babauta. Saya tertarik untuk membaca buku ini karena saat ini saya sedang belajar dalam menerapkan konsep minimalist pada diri saya. Dari hasil baca-baca saya tentang konsep minimalist, sering ada pembahasan tentang zen habit ini. Karena saya penasaran, akhirnya saya mencari tahu apa itu zen habit. Dan dalam pencarian saya, saya melihat buku Zen Habit karya Leo Babauta. Akhirnya saya pun mulai membacanya.

Dari hasil baca separuh buku ini, yang saya dapatkan yaitu buku ini lebih memfokuskan pada bagaimana caranya untuk tetap berkomitmen pada sebuah tujuan. Namun, ada bab yang menarik dari separuh bacaan saya pada buku ini. Bab yang menarik perhatian saya berjudul, Overcome the Childish Mind.

Di bab ini, penulis menceritakan bagaimana cara untuk bisa mencapai tujuannya, yaitu untuk bisa lari selama 30 menit. Namun, dalam mencapai tujuannya ini pasti akan ada sebuah tantangan. Salah satu tantangannya yaitu adalah childish mind. Apa itu childish mind? Leo menggambar childish mind seperti anak kecil yang hanya menginginkan apa yang ia mau dan akan kabur pada hal yang tidak ia sukai. Childish mind akan melakukan apapun untuk tidak melakukan hal yang tidak ia sukai. Ia akan membuat kita lari dari latihan, dari mengerjakan hal yang sulit, dari hal baru ataupun hal yang membingungkan. Childish mind akan membuat berbagai alasan, rasionalisasi, dan memohon untuk pergi dari kegiatan yang tidak menyenangkan itu. Childish mind selalu berhasil dan selalu menang dalam melawan niat dalam mencapai tujuan.

“Childish mind seperti anak kecil yang hanya menginginkan apa yang ia mau dan akan kabur pada hal yang tidak ia sukai”

Leo kemudian mengatasi masalah ini dengan berkata kepada dirinya jika yang perlu ia lakukan yaitu keluar rumah dan berlari beberapa menit. Dan ya, childish mind tidak masalah dengan hal itu, karena hal itu dianggap mudah! Dari cara mengatasi ini, Leo Babauta menyimpulkan untuk selalu menurunkan penghalang dalam mencapai tujuannya. Seperti berlari selama 5 menit setiap hari atau memakan salad pada makan malam. Dengan memulai untuk melakukan hal kecil, maka sudah membuat langkah kecil untuk memulai. Akhirnya Leo (dalam mencapai tujuannya) memulai berlari dari 5 menit, 10 menit, hingga akhirnya berlari sejauh 5K. Secara bertahap pun selama setahun Leo bisa berlari sejauh 10K, setengah maraton, hingga maraton!

Dengan memulai hal kecil terlebih dahulu, akan membangun sebuah kebiasaan. Jadi, jangan mencoba untuk mendaki seluruh gunung dalam satu langkah, tapi mulailah dari langkah kecil dulu. Jangan biarkan childish mind alasan untuk keluar dari kenyamanan, tapi cobalah untuk membuatnya mengambil sebuah tindakan.

“Jangan mencoba untuk mendaki seluruh gunung dalam satu langkah, tapi mulailah dari langkah kecil dulu.”

Untuk yang ingin membaca bab ini, atau buku Zen Habits: Mastering The Art of Change bisa membuka link berikut https://zenhabitsbook.com/42-chapter-2/

--

--

Business Process Optimization Partner. Contact us to help you optimize your business using technology.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store