Javan Cipta Solusi
Published in

Javan Cipta Solusi

Ikuti 7 Langkah Ini, Website Anda Akan Ramai Dikunjungi. Nomor 4 Tak Terduga

Image: https://indonesiago.digital

Tadaaaaaaa. Apakah anda adalah salah satu yang berkunjung karena membaca judul artikel ini? Selamat, anda adalah salah satu hasil buruan dari para clickbaiters. :D

Seperti yang dilansir oleh tirto.id, Ankesh Anand, dari Indian Institute of Technology, dalam tulisannya yang berjudul “We used Neural Networks to Detect Clickbaits: You won’t believe what happened Next!” mengatakan bahwa clickbait merupakan istilah untuk judul berita yang dibuat untuk menggoda pembaca.

Yup, memang judul yang bertipe clickbait ini dibuat untuk menggoda pembaca agar dengan naluri penasarannya, secara suka rela mengunjungi website kita. Meski begitu, ternyata clickbait juga merupakan suatu strategi tersendiri dari pihak yang membutuhkan traffic tinggi dalam websitenya. Tidak jarang portal berita nasional di Indonesia menerapkan metode yang satu ini — gak perlu sebut merk lah ya, wqwqwq.

Kalau saya boleh menerapkan pola pikir analisis saya sendiri di sini, sebenarnya clickbait adalah salah satu sumber hoax hingga menyebar luas kemana-mana. Kenapa hal ini bisa terjadi? Tentu saja karena pola pengguna internet di Indonesia, bahasa gaulnya: netizen.

Jadi ini seperti gayung bersambut. Begini konsepnya: Portal berita menyajikan judul bergenre clickbait, pembaca tidak mau membaca secara komperehensif, namun dengan senang hati menyebarluaskannya begitu saja. Kemudian hasil penyebarluasan oleh “agen-agen sukarela” ini diterima oleh pembaca lain yang tidak membaca konten secara keseluruhan. Maka, secara resmi berita hoax lahir di dunia maya dengan selamat sentausa. Ditambah lagi, konten yang mengandalkan clickbait ini sering tidak sama antara judul dengan isinya. Judulnya ke sana, eh isinya ke sini, capedeeeeh….

Pertinyiinnyi, eh, pertanyaannya: bagaimana agar kita tidak menjadi “agen sukarela” penyebar konten seperti ini?

  1. Jangan mudah terpancing dengan judul-judul yang heboh.
  2. Tahan nafsu untuk menyebarluaskan hal yang kita sendiri tidak tahu pasti. Memang sifat manusia selalu ingin menjadi yang pertama, termasuk dalam hal memberikan informasi, tapi, nafsu tetap harus ditahan. Ini semua demi keselamatan umat manusia.
  3. Baca konten secara komperehensif. Jadi, jangan hanya baca judulnya, terus merasa sudah menguasai semua konten yang ada.
  4. Jadilah netizen yang pintar dan bijak

Begitu saja ya, semoga ini menjadi pengalaman terakhir anda menjadi korban clickbait

--

--

Business Process Optimization Partner. Contact us to help you optimize your business using technology.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store