Javan Cipta Solusi
Published in

Javan Cipta Solusi

Komunikasi Interpersonal

Peran komunikasi dalam berbagai bidang masih menjadi topik menarik untuk kita gali lebih serius lagi. Dengan begitu tulisan saya kali ini akan mengarah pada bahasan komunikasi interpersonal.

Sistem komunikasi interpersonal merupakan proses Stimuli yang disampaikan melalui lambang verbal atau grafis yang disampaikan pihak ketiga. Kemudian dapat dibaca dengan memahami dari suatu lambang. Adanya suatu proses yang mempengaruhi emosional dan hal tersebut yang mempengaruhi individu dapat berubah-ubah.

Faktor situasional (keadaan) yang mampu mempengaruhi persepsi interpersonal yaitu dengan menunjukan cara bagaimana cara seseorang menyampaikan berita tentang orang lain mempengaruhi persepsi kita tentang orang itu. Biasanya, ada primacy effect yang sangat kuat muncul pada kata pertama akan mengarahkan penilaian selanjutnya. Sehingga, pada saat berkomunikasi perlu di perhatikan bagaimana ketenangan hati dan juga pikiran sebelum berkomunikasi dengan orang lain. Karena, hal tersebut mampu mempengaruhi perspektif orang lain terhadap diri sendiri.

Petunjuk Prosemik salah satu poin yang menjadi cara pada sistem komunikasi internal. Penerapan jarak dalam menyampaikan pesan. Jarak menentukan Keakraban Sifat orang lain Cara orang mengatur ruangan. Pengaturan jarak komunikasi juga mampu menilai dari segi kenyamana antar individu dalam berkomunikasi. Kemudian, Petunjuk kinesik atau gerakan tubuh, sangat penting karena dapat membantu individu mengarahkan arti kata dalam sebuah percakapan. Petunjuk wajah atau mimik dapat mengungkapkan emosi seseorang, namun ada juga individu yang sensitif pada ekspresi wajah. Sehingga, dia lebih pasif menggerakan ekspresi wajahnya pada saat berkomunikasi. Pada beberapa kesempatan hal tersebut sedikit mengkhawatirkan karena dapat menimbulkan perspektif yang berbeda pada lawan bicara. Petunjuk paralinguistik yaitu cara bagaimana seseorang mengucapkan lambang-lambang verbal, misalnya nada suara, volume suara, tempo, gaya verbal/dialek dan interaksi (perilaku ketika melakukan komunikasi). Petunjuk artifaktua yaitu penampilan individu yang menjadi daya tarik pada saat kapan dan dengan siapa ia berbicara.

Proses Pembentukan Kesan. Biasanya orang menyebutnya dengan sebutan stereotyping atau pengalaman-pengalaman baru akan dikategorikan dalam memori berdasarkan kesamaannya dengan pengalaman masa lalu. Sedangkan, Implicit Personality Theory dipergunakan untuk membentuk kesan tentang orang lain. Teori ini tidak pernah dinyatakan, namun dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakannya dan berperan sebagai psikolog amatiran. Menempatkan sesuai dengan porsi yang tepat akan mempermudah individu mengelola kata dan membangun kesan pada lawan bicaranya. Mengenal pola komunikasi yang dibangun pun merupakan bagian dari pembentukan kesan pada saat berbicara. Menempatkan lawan bicara sesuai dengan porsinya. Biasanya kita akan melihat dari segi usia, gender, posisi jabatan, dan tema pembahasan.

Proses Pengelolaan Kesan. Cara individu guna menampilkan petunjuk- petunjuk tertentu untuk membuat kesan tertentu pada lawan bicara. Pengaruh persepsi interpersonal terhadap komunikasi interpersonal : “Bila orang berperilaku sesuai dengan persepsi orang lain terhadap dirinya, terjadilah apa yang disebut dengan self-fulfilling prophecy (nubuat yang dipenuhi sendiri).

Maka perlu adanya pengalaman dalam berkomunikasi dari berbagai latar belakang. Hal-hal yang mempengaruhi komunikasi baik itu dari segi siapa lawan bicara anda, dimana anda sedang berbicara dan apa yang menjadi topik pembahasan.

--

--

Business Process Optimization Partner. Contact us to help you optimize your business using technology.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store