Javan Cipta Solusi
Published in

Javan Cipta Solusi

5 Poin Penting untuk Menjadi Analis yang Hebat

Banyak hal yang harus diketahui oleh seorang analis. Sebagian mungkin belum tahu pentingnya mengatur waktu, menikmati proses, memahami permintaan, menghadapi tantangan, dan mengatur prioritas pekerjaan dalam mengembangkan suatu aplikasi. Berikut penjelasan akan 5 hal penting tersebut yang harus dilakukan, agar menjadi seorang analis yang hebat.

Pengembangan suatu aplikasi bukanlah sebuah proses yang instan, melainkan proses panjang dan harus dilakukan dengan banyak tahapan mulai dari rencana, analisis, desain, implementasi, testing, hingga pemeliharaan. Semua tahapan itu disebut juga dengan metode SDLC atau System Development Life Cycle.

SDLC (Software Development Life Cycle)

Dari keseluruhan tahapan SDLC, fokus seorang analis ada di tahap 2 dan 3 yaitu analisis dan perancangan. Pada proses analisis seorang analis dituntut untuk mengerti akan masalah yang ada secara komprehensif, kemudian menganalisa apa yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut. Proses analisis disertai dengan verifikasi kepada stakeholder terkait, apakah hasil analisis yang dilakukan sudah sesuai dengan kondisi atau belum. Proses SDLC bisa dilanjutkan ke tahap 3 yaitu proses perancangan sebagai solusi dalam mencapai obyektif/tujuan dari Project.

2. Memahami Permintaan Klien

Menjadi seorang analis harus mengerti apa yang klien butuhkan. Kemudian analis menerjemahkan permintaan tersebut ke dalam bahasa teknis yang dapat dipahami oleh programmer.

Semua keinginan klien sebaiknya tidak langsung disetujui dan dikerjakan, namun harus dilakukan identifikasi secara detail, apakah keinginan tersebut merupakan kebutuhan atau hanya keinginan. Keinginan klien juga harus dipelajari dampaknya terhadap sistem yang sedang dibangun, lingkup pekerjaan, feasibilitas untuk diterapkan, dan pertimbangan profil pengguna aplikasi.

Peran seorang analis hebat adalah menjembatani antara keinginan klien dengan realisasi di sistem yang akan diwujudkan. Buat klien merasa puas dengan hasil yang terbaik. Dan juga buat programmer dapat mengimplementasikan permintaan tersebut dengan mudah.

3. Kuat Menghadapi Tantangan

Tantangan apa yang selalu dihadapi oleh seorang analis? Banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Berikut contoh tantangan yang biasanya dihadapi oleh seorang analis:

4. Good Time Keeper

Seorang analis hebat harus bisa mengatur waktu dengan baik. Berikut contoh hal-hal yang harus dikuasai oleh analis dalam mengatur waktu:

5. Mengatur Prioritas Task

Dalam pengerjaan suatu proyek sebaiknya atur prioritas pekerjaan sesuai dengan kepentingan dan urgensi ke dalam matrix eisenhower.

Matrix Einsenhower

Berikut penempatan dan aksi terhadap task sesuai dengan matrix:

Tujuan mengatur task ke dalam matrix ini agar dapat mencapai delivery project tepat waktu.

So, jika kamu ingin menjadi analis yang hebat, yuk! terapkan 5 poin penting di atas.

--

--

Business Process Optimization Partner. Contact us to help you optimize your business using technology.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store