[Kajian] JEMPUT TAUBAT, SEBELUM TERLAMBAT

Jurus-jurus taubat:

1. Sadari Allah Maha Melihat.
  • Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (Q.S. At-Taghaabun : 4)
  • "Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-An’am: 73)
  • “Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kalian lakukan.” (QS An-Nahl: 28).
2. Puasa adalah amalan ihsan.
  • Bahwa orang yang ihsan adalah yang taat, benar (shadiq) - dilihat atau tidak dilihat orang terus berbuat benar, sabar, khusyu, gemar sedekah, dan orang yang berpuasa.
  • Puasa adalah untuk Allah.. "Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), 'Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya..' - HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151
  • Allah yang menggerakan hati.
  • Puasa mendatangkan kebaikan dan keberkahan.
3. Ingat Keagungan Allah
  • Ingat betapa banyak yang Allah berikan. Kalau kita ga berbuat baik, keterlaluan
  • Stabilkan imanmu.. karena cuma iman yang bisa memetik kebahagiaan di bulan Ramadhan.Ga ada yang ga mungkin di mata Allah.
  • Untuk ga haus, ga lapar, coba lihat cara shaum-nya Rasul. Lihat sahurnya Rasul. "Sahurlah kalian, ada berkah." Semakin sedikit sahur, semakin merasa nikmat berpuasa.
  • Mumpung lagi Ramadhan, pintu surga terbuka. Harus dikejar taubatnya..
  • Orang yang ga puasa, itu kayak umur panjang ya..? 🤔
  • Banyak nikmat yang Allah berikan, Allah cuma minta kita istirahatkan 1 bulan. Badan punya masa.
4. Ingat Nikmat Allah
  • Jangan kufur nikmat. Dulu ngayal pengen ketemu Ramadhan, sekarang pas Ramadhan baca belum sempat melulu. Dulu ngayal punya gubernur muslim, sekarang udah bantu kontribusi apa untuk kota-nya?
  • Pada bulan Ramadhan, Allah berikan nikmat yang banyak. Kenapa disia-siakan? Apakah yang membuat kalian enggan?
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.