Rahmat Awaludin
Feb 9, 2016 · 7 min read

Salah satu kemewahan yang dirasakan oleh pekerja remote adalah bebas dari kemacetan. Ketika kita tidak perlu berangkat ke kantor, kita tidak perlu menghabiskan waktu di jalan, melewatkan masa perkembangan anak, dan tua dijalan. Itulah yang dirasakan kang Ndee, seorang pekerja remote dari Cimahi. Yuk kita simak di remote voice edisi #26… :)

Bisa jelaskan akang ini siapa?

Kang Ndee Siswandhi dan keluarga

Saya Nurdiansyah Eka Siswandhi tapi kalo di dunia maya lebih sering pake nama Ndee Siswandhi. Dari tahun 2000 cari peruntungan di dunia Web Design dan masih tetep demen sama Web Design sampai sekarang. Saat ini, dapet kepercayaan jadi pekerja remote di sebuah perusahaan Australia yang namanya Powerfront (www.powerfront.com.au) sebagai Creative Director. Saya juga masih menjadi freelancer untuk beberapa perusahaan sebagai web designer dan graphic designer.

15 tahun menikmati dunia digital banyak banget suka dukanya dan menikmati perkembangan web dari dulu sampe sekarang. Kalau di bikin buku bisa lebih dari 100 halaman ini interviewnya LOL. Ikutin komunitas dari jaman mailing list toekangweb, mailing list masterweb, mailing list indographic, mailing list webpm, dll sampai males ikutan mailing list lagi dan beralih ke forum-forum dan social media. Karena komunitas dunia maya cukup signifikan membantu perkembangan saya menjadi seperti sekarang.

Sekarang saya lagi menikmati bekerja remote di rumah di daerah pegunungan Cimahi dengan rutinitias bekerja full time remote worker dari subuh sampe siang, di lanjut sore dan malam sebagai freelancer, di sela-sela luang bekerja saya sibuk bantu istri saya dan mengikuti perkembangan anak-anak saya. Alhamdulillah, anak selalu merasakan kehadiran kedua orang tuanya dan saya tidak tua di jalan gara-gara macet dan panas.

Gimana ceritanya bisa masuk ke dunia kerja remote?

Sebenernya saya bekerja freelance sudah dari tahun 2003-an dan murni via mailing list dan network saya saja. Tahun 2004-an saya pernah murni bekerja freelance tanpa terikat kerja di perusahaan lain selama kurang lebih 2 tahun. Tapi cukup berat dijalani karena keahlian menjual diri saya rada kurang dan akhirnya memutuskan untuk kembali bekerja dengan orang lain. Tahun 2006-an saya diterima bekerja di perusahaan berbasis Canada yang buka workshop di Jakarta. Disini selama 6 tahunan saya banyak belajar berinteraksi dengan client luar negeri dan bekerja semi remote. Kenapa semi remote karena kami bekerja di 1 tempat yang sama (rumah kantor) tapi client semua berada di US, Canada dan Eropa dengan komunikasi via email, chat, skype juga aplikasi management online.

Kalau bekerja full remote yang sekarang ini harus saya akui ini rejeki bayi saya. Tahun 2012 saya tiba-tiba di telpon interview oleh powerfront padahal saya apply pekerjaan ini via jobsdb di akhir tahun 2011. Sebelum di interview istri saya lagi mengandung anak kedua dan kami berpikir untuk pulang kampung aja agar saat saya bekerja keluar di kampung bisa bantu-bantu ngerawat bayi dan saya tidak mau anak saya nanti merasakan macet dan panasnya jakarta. Bersyukur, tiba-tiba dapat panggilan interview ini dan mulai bekerja September 2012. Kamipun langsung pindah ke cimahi kampung saya dan istri. Disitulah saya bersyukur dan percaya bahwa rejeki memang Allah yang mengaturnya dan kita tinggal meminta dan mengusahakannya. Aamiin.

Workspace kang Ndee

Bisa jelaskan tentang tanggung jawab akang di kantor?

Di PowerFront ini Job Desc saya sebagai tim kreatif dan produksi. Tugasnya, ya segala urusan kreatif untuk client dan internal dari kreatif untuk website, banner, logo, dll. Tapi, lebih banyak kreatif untuk website dan email newsletter. Tugas lainnya, slicing dan integrasiin ke Powerfront CMS. Ada tugas lain juga membuat icon dan style untuk inside (sister company PowerFront) yakni aplikasi chat.

Dulu ada 4 orang kreatif di powerfront ini 2 orang Aussie dan 2 orang Indonesia. 1 orang indonesia keluar 2 tahun yang lalu. Kemudian, 1 orang aussie diangkat jadi GM disini dan hanya sebagai back up aja untuk urusan kreatif. Kemudian, 1 orang aussie terakhir keluar september kemarin. Saya bisa dibilang sendirian untuk urusan kreatif disini jadi lebih fokus ke desain-desain dan untuk produksi sudah ada 3–4 orang front end dev yang handle.

Saya terlibat dalam beberapa proyek besar dan kecil. yang besar mungkin ikut dalam team membangun website ToysRUs mulai dari Australia, Singapore, Hongkong dan Malaysia, kemudian website seperti totaltools.com.au, kaenon.com, oroton.com, officefruit.com.au, shopforshops.com dll.

Skill yang di butuhkan dalam mengerjakan ini semua antara lain skill desain, Photoshop, slicing to xhtml, css, responsive css, javascript dan berbahasa Inggris. Komunikasi disini menggunakan email, hangout, zoom dan skype.

Bisa jelaskan ritme keseharian akang?

Ritme bekerja saya dimulai dari jam 5 pagi (ngikutin jam Aussie yang beda 3 jam), sehabis subuh langsung nyalain komputer buat absen. Biasanya saya berkegiatan dulu gerak-gerakin badan dan nikmatin udara pagi, trus ngopi deh sambil baca koran, kemudian cek-cek email dan kerjaan. Bikin jadwal mau ngerjain apa hari ini dan harus mengukur hingga itungan menit/jam untuk rencana hari ini. Abis anter anak sekolah baru deh mulai fokus bekerja sampe siang jam 2-an. Istirahat siang dan sering quick nap sekitar 30 menit — 1 jam untuk istirahat. Kalau lagi ada kerjaan freelance, saya mulai sore atau malam sampai jam 12-an trus tidur deh.. Saya lagi belajar podomoro teknik untuk bekerja efektif. Coba-coba aja google soal teknik ini. Rada susah tapi keknya layak buat di coba. Work smart play hard.. hahahaha

Kabarnya akang ini pernah jadi biker, gimana ceritanya kang?

Ketika masih menjadi Biker

Hahaha.. Kalo biker maksudnya pengendara motor sih saya selalu ya.. Tapi kalo biker dalam arti pengendara motor yang tergabung dalam komunitas dan suka kumpul-kumpul iya saya pernah. Tahun 2007-an saya bergabung dalam komunitas pengendara motor bajaj pulsar yang namanya Pulsarian. Kerjaannya ngumpul-ngumpul dan jalan-jalan naek motor dan juga sering berkegiatan sosial seperti baksos gitu dan 1 lagi kelebihannya disitu komunitas kami concern dengan keselamatan berkendara dengan sering ngadain pelatihan safety riding dan mengikuti aturan lalu lintas.

Saya gabungkan hobi jalan-jalan saya dan skill profesional saya dengan mengurus mailing list, website dan fb grup untuk komunitas saya ini juga desain logo acara sampai kaos. Sempat dipercaya jadi sekretaris umum dan ketua harian seluruh Indonesia.

Tahun 2012-an saya berhenti karena mau fokus urus keluarga dan pulang kampung ke cimahi. Berhenti total dan jadi pensiunan biker deh LOL.

Apa nasehat yang akan akang berikan untuk para pemula di dunia kerja remote?

Wah nasehat.. hmmm apa yaa..

  1. Perluas network, online dan offline. Ikut aktif dalam berbagai kegiatan positif.
  2. Perbanyak portfolio. Kalau belum ada klien perbanyak latihan yang serius nanti hasilnya bisa dianggap sebuah portfolio. Dengan memperbanyak portfolio selain nilai jual kita bagus kita juga dapat meningkatkan skill kita.
  3. Perdalam ilmu. Sering-seringlah browsing di internet untuk melihat trend di dunia yang kita geluti. Sering-sering berkunjung ke website spesifik yang membahas bidang kita.
  4. Bekerja secara efektif dan temukan ritme bekerja yang baik. Tiap orang berbeda ritmenya. Temukan yang terbaik untuk diri sendiri.

Apa perbedaan yang akang rasakan ketika kerja onsite dan kerja remote?

Nah, ini saatnya ngomporin orang bekerja remote. Paling utama adalah hilangnya bermacet-macet ria dan panas-panasan di jalan menuju tempat kerja (12 tahun saya bekerja di jakarta) bayangkan 30 menit — 2 jam PP untuk perjalanan bekerja tanpa melakukan hal yang produktif setiap hari.

Kemudian, keuntungan lain bekerja remote itu antara lain banyak waktu memantau perkembangan anak dan ini penting banget terutama di usia golden age anak (0–5 tahun), dan terakhir istri jadi ga curigaan dan makin sayang deh sama kita.. hahahaha..

Kekurangannya masih masuk di akal ya antara lain rasa curiga tetangga kalau kita ini pengangguran, pergaulan offline yang sudah makin berkurang (buat saya sudah ga penting lagi karena masa muda saya sudah lebih dari cukup bergaul secara offline) dan mungkin ada yang merasa kalo kerja remote kebebasan hilang dan cenderung kuper (ini juga bagi saya ga ngaruh sih ya soalnya orientasi saya sudah saatnya berpikir mengenai keluarga saya dan bukan saya sendiri)..

Jadi buat saya yang sudah berkeluarga bekerja remote itu sangat indah sekali dan menyenangkan. Nah, buat para bujangan memang rada berat untuk bekerja remote antara lain mengatur waktu, berjuang mengatasi rasa malas, tanggung jawab atas kerjaan yang kita terima, network yang kurang jadi kitanya kurang laku untuk nerima kerjaan.

Para pemula harus bekerja ekstra keras untuk langsung memulai sebagai pekerja remote. Butuh effort lebih untuk secepatnya terjun 100% bekerja remote/freelance. Kenapa dari tadi saya selalu bilang perluas network? Karena, 100% pekerjaan freelance saya selama ini adalah hasil network saya dan bukan dari website-website penyedia proyek secara online. Sudah berkali-kali saya coba via freelancer, project.co.id, elance, dll ga pernah tembus. Beberapa teman ada yang sukses melalui website-website itu. Intinya adalah temukan jalanmu sendiri dan jangan takut jatuh. Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda dan the end is a new beginning. Jadi, selamat terus mencoba dan berjuang!

Kontak:
FB: https://www.facebook.com/ndee.siswandhi


Remote Voice adalah rubrik interview developer remote Indonesia di group Kami Kerja Remote di FB. Mau belajar kerja remote? Join Kami Kerja Remote!


(sponsor) Buku Menyelami Framework Laravel

Edisi kali ini disponsori oleh buku Menyelami Framework Laravel. Berisi 740+ halaman penjelasan komprehensif dan aplikatif menguasai framework Laravel 5.2. Download sekarang!


Suka interview ini? Klik ❤ agar temen-temenmu juga tahu!

Kami Kerja Remote

Join us! http://www.facebook.com/groups/kami.kerja.remote

Rahmat Awaludin

Written by

Developer, author, teacher & father. http://malescast.com | rahmat.awaludin@gmail.com | +628112071744

Kami Kerja Remote

Join us! http://www.facebook.com/groups/kami.kerja.remote

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade