image : @bril_savonnerie

Gaia — Earth ability to self regulating

Bumi memiliki kemampuan untuk selalu menuju pada titik kesetimbangan baru. Manusia mungkin menyebutnya bencana. Tetapi bagi bumi, bisa saja itu adalah proses untuk memperbaiki diri.

Ada beberapa film yang mungkin meninggalkan kesan dalam sebuah kehidupan seseorang. Bagi saya, Final Fantasy, The Spirits Within adalah salah satunya. Final Fantasy, The Spirits Within, sebuah film animasi yang pada masanya merupakan sebuah pencapaian tertinggi dalam teknologi animasi digital. Detail rambut Doctor Aki Ross yang tertiup angin sedemikian halus sehingga bagi orang yang tidak mengikutinya dari awal akan tertipu dengan mengira dia adalah karakter yang diperankan oleh manusia.

Tetapi bukan hanya penggunaan teknologinya saja yang membuat film ini menarik, demikian juga dengan ceritanya yang berkisah tentang GAIA, sebuah tempat berkumpulnya ruh-ruh semua makhluk hidup setelah kematian. Penggunaan gaia dalam tema film ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru muncul. Setidaknya kita bisa menjumpai kata ini dalam bidang ilmu pengetahuan yang dikenal dengan Gaia Hypothesis, maupun dalam mitologi yunani.

Gaia Hypothesis atau disebut juga Teori Gaia, menurut wikipedia adalah teori yang menyatakan adanya interaksi antara organisme dengan lingkungan inorganik disekitarnya yang membentuk pengaturan mandiri, sistem yang amat kompleks yang berkontribusi terhadap kelangsungan kehidupan di planet bumi. Interaksi ini meliputi bagaimana biosfer dan evolusi bentuk-bentuk kehidupan mempengaruhi kestabilan temperatur global, salinitas lautan, oksigen dalam atmosfer, dan variabel-variabel lingkungan yang lainnya mempengaruhi bumi.

Teori ini diajukan pertamakali oleh seorang ilmuwan bernama James Lovelock –namanya mengingatkan pada salah satu sahabat harry potter, luna lovegood–, kemudian dikembangkan oleh biologis Lynn Margulis pada tahun 1970-an. Awalnya teori ini mendapatkan kritikan tajam dari para teolog, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip seleksi alamiah. Tetapi pada akhirnya telah mengilhami berbagai disiplin ilmu baru seperti geophisiology, earth system science, biochemistry, dan climate science. Pada tahun 2006 James Lovelock dianugerahi Wollaston Medal dari Geological Society of London untuk dedikasinya dalam mengembangkan Teori Gaia.

Dalam percakapan saya dengan seorang teman yang keturunan bali, beberapa penganut hindu percaya –saya tidak tahu apakah semua penganut hindu percaya– bahwa kematian secara fisik itu tidak ada karena tubuh kita itu hanyalah berubah bentuk untuk menjadi yang lain. Mereka juga meyakini bahwa ruh itu kekal.

Mitologi Yunani juga menyebutkan tentang Gaea, sebagai personifikasi dewi bumi. Gaea adalah ibu semua dewa. Titans dan Giants lahir dari persekutuannya dengan Uranus sang langit, Dewa laut lahir dari persekutuannya dengan Pontus, sang laut.

Kembali kepada Final Fantasy, The Spirits Within, film ini diakhiri dengan penemuan Gaia, tempat berkumpulnya ruh-ruh makhluk bumi yang telah mati, yang digambarkan berwarna biru, dikelilingi oleh ruh-ruh makhluk asing yang berwarna merah. Dalam usaha memusnahkan ruh alien ini, Hein, sang jenderal lebih memilih menembaki mereka dengan bom dari meriam zeus yang ternyata hanya membuat ruh alien ini menjadi bertambah marah, lebih kuat dan ganas. Namun, pada akhirnya kasih sayang dan cinta dari Doctor Aki Ross menyelamatkan bumi dan juga memberi kedamaian bagi ruh-ruh alien yang sebelumnya dipenuhi dengan kemarahan dan penderitaan.

Ketertarikan pada filosofinya inilah yang pernah membuat kami bersepakat akan memberi nama anak kami Gaia jika lahir sebagai perempuan. Tetapi Tuhan berkehendak lain dengan memberi kami anak laki-laki yang kemudian kami beri nama Bintang.

Like what you read? Give Teguh Budiyono a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.