Susan Cain: The Queen of Introvert

Gue yakin sebagian pembaca dari Metagraf ini adalah seorang yang Introvert. Ya kan? hahaha

Tenang, ngga perlu malu, gue sendiri juga termasuk tipe orang yang introvert kok. Tapi sebagai introvert, bukan berarti kita itu harus menjadi pemalu.

Kalo menurut Susan Cain di bukunya yang berjudul Quiet, sifat pemalu sama introvert itu ngga berhubungan. Orang ekstrovert juga ada yang pemalu kok. Cuman mungkin karena kebanyakan introvert lebih seneng untuk berdiam dan menyendiri makanya kebanyakan orang salah menginterpretasikannya dengan pemalu.

Ngomong-ngomong tentang introvert, hari ini gue bakal ngebahas tentang salah satu penulis yang juga merupakan pakar dari introversi. Sesuai judul, siapa lagi kalo bukan Susan Cain.

ABOUT THE AUTHORS

Susan ini adalah seorang penulis yang dulunya berlatar belakang pendidikan hukum. Ia pernah berkuliah di Princeton University untuk mengambil gelar Bachelor of Arts. Kemudian meneruskan studinya ke Harvard Law School dan mendapat gelar Juris Doctor atau doktor pada bidang hukum.

Dengan latar belakang pendidikan hukum, ia pernah bekerja sebagai seorang pengacara, negosiator di salah satu konsultan, hingga menjadi pemimpin dari perusahaan The Negotiation Company.

Namun, dibalik pekerjaannya yang berkaitan dengan hukum, ia sangat ingin juga untuk menjadi seorang peneliti di bidang psikologi. Alasannya adalah ia penasaran tentang hakikat manusia terutama yang berkaitan dengan sifat introvert itu sendiri.

QUIET: THE POWER OF INTROVERTS

41m0N7IIcsL

Susan memutuskan untuk meninggalkan karirnya sebagai pengacara dan melakukan penelitian secara mendalam di bidang introversi. Penelitian tersebut berlangsung selama tujuh tahun hingga terciptalah sebuah masterpiecenya dalam buku yang berjudul “Quiet: The Power of Introverts”.

Oh iya, gue juga pernah ngereview buku ini kok. Buat yang penasaran, nanti bisa cek disini ya: http://metagraf.co/insight-book/quiet-by-susan-cain-potensi-dibalik-introversi/

Setelah Ia menulis buku tersebut, Susan pernah menjadi pembicara pada TED Talk. Sebagai seorang introvert, ia pada awalnya sangat merasa kesusahan untuk menjadi pembicara di depan banyak orang. Susan bercerita bahwa saat di panggung, ia sangat nervous. Pada akhirnya, hasil latihannya selama beberapa bulan berbuah manis karena video TED Talknya berhasil masuk menjadi salah satu video TED yang paling banyak di tonton.

AWARD AND ACHIEVEMENT

Buku Quiet: The Power of Introvert ini sendiri memenangkan banyak penghargaan diantaranya:
- №1 on the NPR Bestseller List,
- №3 on the Los Angeles Times Best Seller list,
- №3 on The Washington Post Book World bestsellers list,
- №4 on The New York Times Best Seller list, being on the list (top 15) for sixteen weeks,
- №12 best selling book (across all categories) on Amazon.com,
- №2 on The New York Times Best Seller list (paperback nonfiction), and
- №1 bestselling original non-fiction book of 2012 as listed by the Toronto Star.
- Dan masih banyak lagi.

CONCLUSION

Pelajaran yang bisa gue ambil dari kisah perjalanan Susan Cain ini adalah kita sebagai introvert ngga perlu malu sama sifat alami kita tersebut. Kita harus bangga dan bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin seperti Susan. Jadi, yuk kenali diri kita sendiri dan lakukan apa yang terbaik buat dunia ini! Good Luck!