Kami tidak perlu Scopus

Isu tentang Scopus ini memang terus-menerus berulang dan menarik untuk dipelajari trendnya. Saya membuat tiga blog post baru tentangnya “Kami tidak perlu Scopus” Bagian ke-1, Bagian ke-2, dan Bagian ke-3.

Kedua blog post tersebut mencoba menyampaikan ide konferensi berbiaya rendah (low cost conference) dan apakah fungsi dari Scopus dapat digantikan oleh layanan lain yang lebih ekonomis.

Jadi kalau tujuan mendaftarkan jurnal atau konferensi ke index Scopus agar makalah di dalamnya lebih mudah ditemukan secara daring, maka saya (dan banyak orang lain) akan setuju. Asalkan jangan dijadikan tujuan. Tapi apakah caranya hanya bisa dengan Scopus?

Silahkan mampir.

Diagram konsep konferensi berbiaya rendah (flickr/d_erwin_irawan, CC-BY)
Show your support

Clapping shows how much you appreciated Dasapta Erwin Irawan’s story.