Sukses UNBK dengan Sering Melakukan Simulasi dan Try Out

Untuk sejumlah sekolah dan siswa, UNBK masih menimbulkan kekhawatiran. Kekhawatiran itu mulai dari masalah infrastruktur komputer dan jaringan internet, listrik, sampai kepada siswa belum terbiasa untuk melakukan ujian menggunakan komputer.

simulasi

Dari pengalaman saya pribadi, ternyata ujian menggunakan komputer itu lebih mudah daripada ujian menggunakan LJK komputer (bulatan dengan pensil 2B). Itu saya alami saat melakukan test TOEFL, sudah cukup lama saya tidak memegang pensil 2B (hampir 15 tahun), ternyata ujian menggunakan pensil 2B itu menghabiskan waktu yang cukup banyak untuk mengerjakan bulatan, apalagi kalau ada yang salah. Sedangkan ujian menggunakan komputer sangat mudah, kesalahan bisa diperbaiki dengan mudahnya, cuma dengan klak-klik klak-klik.

Nah untuk menghilangkan kekhawatiran itu, sekaligus membiasakan, maka siswa harus sering-sering melakukan simulasi atau tryout, jadi hal-hal terkait penggunaan dan teknis sudah tidak menjadi masalah disaat ujian sebenarnya. Sama halnya dengan aplikasi lain di komputer, bahkan games dan social media sekalipun, itupun kita gampang menggunakan jika sudah terbiasa dan sering menggunakan.

Untuk simulasi dan tryout ini bisa dilakukan secara online, sudah banyak website baik resmi dari kemdikbud ataupun lembaga lain yang menyediakan simulasi atau tryout UNBK, tinggal cari saja di google dengan kata kunci ‘simulasi UNBK’ atau ‘tryout UNBK’.

Khusus untuk yang susah mengakses internet maka simulasi UNBK juga bisa dilakukan secara offline (jaringan lokal), salah satunya dengan menggunakan perangkat yang saya dan teman-teman kembangkan — Pinisi Edubox. Dengan Pinisi Edubox simulasi UNBK bisa dilakukan tanpa kouta internet, dan bisa menggunakan semua gadget yang ada Wi-Fi-nya (laptop, tablet dan smartphone). Khusus untuk wilayah Bandung Raya, tim Pinisi Edubox secara cuma-cuma memberikan simulasi UNBK untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan. Tertarik silakan isi data di form komentar

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Ardian Febri’s story.