MENTARI SHERLISTIA (19916091)

JURUSAN BERPRINSIP

Kata orang saya itu ceria, kata orang saya itu bahagia dan kata orang saya mampu

Tapi kata saya , saya…..

Saya bukanlah orang yang ambisius, future orientation dan scietist, bukanlah suatu kebaikan saat itu ( SMA Kelas XI ) saya benar-benar tak tahu diriku akan ku bawa kemana. Dibalik teman-teman yang belajar habis-habisan hingga vertigo untuk menggapai jurusan obat-obatan (farmasi) hingga teman yang mengikuti bimbingan belajar sana sini agar bisa dapet berbagai jurusan keren seperti dokter,teknik,psikolog,akuntan dll. Orang lain sudah banyak yang mundar-mandir masuk ruangan bimbingan konseling untuk mematangkan pilihannya sedangkan saya lebih suka kumpul di sekre eskul dan melakukan kegiatan ini itu. Sadar tak sadar mau tak mau waktu tidak bisa terhenti begitu saja dan saya belum tau tambatan hati ini dimana . Berkali-kali saya scroll jurusan yang bisa mejadikan saya manusia asli bukan manusia jadi-jadian , saya ingin tahu seperti apa manusia yang merakyat tapi tak hanya sisi tersebut , melainkan ada sisi lain yang saya tidak suka tapi membuat saya jatuh cinta . Plannologi atau Perencanaan Wilayah dan Tata Kota ah ini jurusan apa sih kok dari namanya gak ada keren-kerennya sama sekali , tapi saat saya lihat dari ilmu yang dipelajari ternyata aku tersenyum . Sosok saya yang tidak scientist tapi lebih suka berpendapat , mudah bergaul dan menyesuaikan diri , suka bercanda , belum bisa jelas, dan tidak bisa gambar ini membutuhkan satu ilmu yang bisa mengubah segalanya .

Jujur saya bukan orang yang teratur walaupun terhadap diri sendiri saya bisa disiplin , sering membuat masalah karena salah memutuskan sesuatu , masih labil dalam menentukan piihan padahal saat itu saya sedang memegang tanggungjawab sebagai ketua dan sekretaris di dua organisasi yang berpengaruh. Saya tahu bahwa hidup ini lebih banyak memilih dibandingkan dipilih artinya tidak mungkin dalam hidup ini kita selalu saja meminta orang lain untuk memutuskan hal yang akan kita jalani sendiri . Saya sadar bahwa diri kita sendirilah yang harus memiliki potensi untuk memilih dan mutuskan apapun, kapan saja dan dimana saja. Potensi itu harus terus digali dan akhirnya saya sadar proses berfikir tersebut tidak mudah melaikan harus tersusun sistematis, terencana dan baik untuk diri kita dan oranglain.

Saya tidak suka travelling bukan karena tidak suka, tapi karena tak ada biaya akan tetapi satu lagi yang saya tahu dari diri saya ini dan saya bangga terhadapnya yaitu bahwa saya suka menghafal jalan yang sudah saya lewati sehingga saya selalu menikmati suatu perjalanan travelling versi sederhana . Saya juga berprinsip bahwa saya akan menjalani ilmu yang bukan saja saya suka tetapi juga ilmu yang benar-benar saya tidak suka dan saya yakin itu bermanfaat bagi saya. Arsitektur adalah ilmu yang sangat saya tidak suka , inilah “ Plannologi” yang saya cari selama ini yang sesuai dengan hati dan prinsip saya . Sekarang saya sedang menjalani pendidikan plannologi dan saya menemukan banyak kendala dan solusi.

Kata saya, saya bisa walaupun plannologi tidaklah mudah……
Like what you read? Give Mentari Sherlistia a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.